Tampilkan postingan dengan label Cara Kirim Naskah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cara Kirim Naskah. Tampilkan semua postingan

Punya Cerita Unik Menggelitik? Kirim ke Rubrik Ah Tenane Harian Solopos, Aja!

Kamis, 28 Mei 2020




Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.

Apakah Sahabat suka menulis cerita unik yang bikin senyum-senyum sendiri? Cerita yang berkesan dan sulit terlupakan? Yeay! Itu artinya Sahabat sudah punya modal awal untuk menulis di rubrik ini.

Rubrik Ah Tenane Harian Solopos adalah salah satu rubrik yang menyediakan ruang untuk menjembatani banyolan menjadi cuan!

Jika Sahabat ingin mengirim naskah Ah Tenane ke Solopos, berikut cara yang saya bagikan berdasarkan pengalaman tentunya.

Cara Mengirim Ah Tenane Harian Solopos


Pertama, naskah ditulis rapi dengan format word, A4, font Times New Roman 12 pt, spasi 2, margin normal, dan menggunakan bahasa Indonesia (boleh campur bahasa Jawa di bagian percakapan tokoh).

Mengingat Harian Solopos adalah salah satu harian besar yang terbit di Kota Solo, maka kalau Sahabat Khansa mahir berbahasa Jawa, akan lebih baik jika dalam percakapan antar tokoh diselipkan bahasa Jawa, ya.

Kalau nggak pakai bahasa Jawa peluang dimuatnya bagaimana?

Tenang saja. Alhamdulillah, tulisan saya yang dimuat tempo hari, tidak menggunakan bahasa Jawa sama sekali. Alhamdulillah, Bapak Redaktur tetap berkenan memuat tulisan tersebut.

Btw, sebelum yakin dengan itu, saya udah riset beberapa tulisan yang tayang. Beberapa ada yang full Bahasa Indonesia. Tak kenal, maka tak sayang, kan? :D Maka, saya yakin mengirim meski tanpa menggunakan bahasa Jawa dalam percakapan antartokoh.

Kedua, tokoh yang digunakan dalam rubrik ini ada empat orang. Jon Koplo, Tom Gembus, Genduk Nicole dan Lady Cempluk.

Keempat tokoh ini bebas diperankan sebagai apa saja. Misal, Jon Koplo seorang pengantar paket, Lady Cempluk sebagai penerima paket, Tom Gembus sebagai putra Lady Cempluk, dan Genduk Nicole sebagai pemilik ekspedisi tempat Jon Koplo bekerja. Ini misal, ya. Intinya, boleh sebagai siapa saja dan usia berapa saja.

Dalam tulisan, minimal dua tokoh saja pun bisa, ya. Nggak harus keempatnya reunian. Hehehe.

Ketiga, tip istimewa dari saya, ambil tema tulisan yang lagi viral itu berpeluang besar dimuat, lho! Misal, naskah saya yang dimuat kemarin bertema “Covid-19 dan Masker” karena pandemi Covid-19 sedang melanda negeri tercinta.

Keempat, setelah naskah selesai, cuss segera kirim ke alamat pos-el redaksi@solopos.co.id

Kelima, naskah terkirim! Saatnya berdoa yang kencang. Berharap naskah tersebut berjodoh dengan Harian Solopos

Masa Tunggu Ah Tenane Harian Solopos


Saran saya, jika kita mengirim naskah ke suatu media, nggak usah ditunggu, entar rasanya lama dan malah kita nggak nulis lagi. Baiknya, tetap menulis sambil memantau media yang kita tuju.

Selamat mengirim.

Jika ada yang masih kurang jelas, boleh kirim pesan atau komentar, ya.

Naskah dimuat di Ah Tenane Harian Solopos

  1. Masker Berkah 
  2. Kelamaan Dijemur
  3. Gegara Mobile Banking
  4. Katanya Rp5000
  5. Dosen Killer
  6. Belum Kompeten?
  7. Gegara Game Online 

TERBARU 2020! Ini Dia Cara Kirim Naskah Dongeng Nusantara Bertutur Kompas Klasika

Minggu, 19 April 2020
Cara Kirim Naskah Dongeng Nusantara Bertutur Kompas Klasika
sumber: dokumen pribadi

Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa ^_^

Udah lama banget ya blogpost Cara Kirim Naskah Cerpen Anak Kompas Klasika Nusantara Bertutur saya post, tepatnya pada 15 Juni 2015. Seiring berjalannya waktu, tentu ada pembenahan di sana-sini demi menghasilkan bacaan yang berkualitas di rubrik keren ini.

Nah, pada 2020 ini ketentuan kirim naskah sudah diperbaharui. Jadi, bagi Sahabat Khansa yang ingin mengirim naskah, selalu pantau akun Instagram dan Facebook Nusantara Bertutur, ya. Supaya naskah yang dikirim tepat sasaran dan tembus gawang redaksi :)

Yuk, saya bagikan di sini cara kirim naskah dongeng Nusantara Bertutur Kompas Klasika update per 19 April 2020 

Yuk, Kirim Naskah Cerita Misteri ke Rubrik Cerita Misteri Harian Merapi

Minggu, 02 Februari 2020

Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa ^_^

Alhamdulillah hari ini saya bisa kembali mengisi kisah indah di blog tersayang ini. Kali ini tulisan saya dimuat di rubrik cerita misteri Harian Merapi. Jika ingin mengenal lebih dalam website-nya bisa ke Harian Merapi 

Kirim Naskah Cerita Misteri ke Rubrik Cerita Misteri Harian Merapi
sumber: harianmerapi.com
Cerita misteri?

Ini adalah tulisan perdana di rubrik milik salah satu harian yang terbit di Kota Yogyakarta. Bagi teman-teman yang follow blog ini (saya ucapkan terima kasih banyak :) ) tentu mengetahui bahwa tulisan saya selama ini berupa cerpen anak. 

Nah, kok bisa sekarang nulis cermis alias cerita misteri? Apa mau berubah haluan? :D Hehehe. Insya Allah, tidak. Saya akan tetap setia di genre anak yang cerah ceria. Sesekali saya akan mampir ke cerita remaja, cerita misteri bahkan puisi. Ya, sesekali saja. Tapi walaupun sesekali saya akan terus berusaha belajar. Karena saya memiliki niat setiap tulisan yang saya hasilkan harus bisa memberi manfaat pada orang lain. 

Jika Sahabat tertarik untuk menulis cerita misteri di rubrik ini, berikut ketentuan yang bisa saya share sesuai pengalaman yang baru sedikiiit ... :D