Tampilkan postingan dengan label One Day One Post. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label One Day One Post. Tampilkan semua postingan

Pemuda Harapan Negeri

Jumat, 30 Oktober 2020
Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa

Tugas ODOP Batch 8 pekan ini istimewa buat saya khususnya. Pasalnya sudah lama sepertinya saya tak lagi menuangkan isi imaji dalam bait-bait puisi. Terkadang saya pun bertanya pada diri, hingga kini lebih banyak menulis genre anak dan membaca buku anak, namun mengapa justru bunga-bunga kemenangan justru bermekaran dari ranah puisi. Saya sangat tak menyangka bisa menorehkan bunga karya di Menang Lomba Puisi Langsung Juara Pertama. Sebuah prestasi membanggakan buat saya. 

Cara Menjadi Kontributor Suara Konsumen

Kamis, 29 Oktober 2020

Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.


Well, berbagi itu memang menyenangkan, ya. Terbukti efek pandemi membuat banyak dari kita menyadari bahwa berbagi tak melulu soal materi. Bahkan jasa review produk usaha teman menjadi salah satu cara berbagi. Era digital membuat kita melek bahwa usaha teman yang disiarkan melalui sosial media terbukti mampu meningkatkan hasil penjualan.


Salah satu website yang menawarkan jasa review usaha adalah suarakonsumen.co. Sahabat bisa kulik web tersebut untuk membuka cakrawala bahwa usaha itu ada banyak di sekitar kita. Bahkan, usaha itu tergolong masih belia namun telah merambah ke mana-mana. 

Membuat Bahagia Bersama

Rabu, 28 Oktober 2020

Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.


Hari itu seorang teman literasi mengabarkan bahwa ia sungguh tidak percaya diri dengan naskah yang baru saja ia kirimkan ke sebuah rubrik. Ia memberanikan diri mengirim ke rubrik tersebut setelah berdiskusi panjang dengan saya. Menanyakan cara kirim, tip dan trik hingga obrolan mengalir ke beberapa tahun silam saat kami masih sama-sama menjejakkan langkah di dunia literasi. 

Memberi Sebenarnya Menerima

Selasa, 27 Oktober 2020

 Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.

Suatu ketika saya memberikan benda atau sejumlah nominal uang kepada salah seorang adik saya. Jumlahnya mungkin tak lebih hanya sekadar beli pulsa dan kuota, tetapi binar bahagia yang tak bisa saya lupa ketika ia menerima pemberian itu. Sederhana namun berkesan. 

Rezeki yang Terjaring dari Kelas Daring

Senin, 26 Oktober 2020

Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.


Pernah mengikuti kelas daring lalu mendapat tugas yang harus diselesaikan segera? Kalau saya sering dan malah karena itu jadinya manajemen waktu saya agak berantakan. Duh, curcol saya ke Mba dan Mas PJ ODOP udah sering kayaknya tentang ini. Alhamdulillah, ODOJ tinggal tiga pekan lagi. Campur aduk rasa hari demi hari pokoknya, nih.

Menulis adalah Terapi yang Menyembuhkan

Jumat, 23 Oktober 2020

Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.


Kegiatan belajar daring tetap berlangsung karena wabah belum kunjung usai. Bagi saya yang banyak berkutat dengan dunia literasi media, sangat takjub dengan berbagai macam kelas yang dibuka oleh para mentor yang sudah tak diragukan lagi kapasitasnya. Mulai dari kelas fiksi anak, fiksi remaja, fiksi dewasa, belum lagi nonfiksi. Harga yang ditawarkan juga mulai dari yang bersahabat sampai yang membuat kantong agar sekarat. 

Cara Mengirim Tulisan ke Rubrik Sungguh Sungguh Terjadi Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat

Kamis, 22 Oktober 2020

Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.

Alhamdulillah, berita bahagia tentang pemuatan karya datangnya beruntun bagaikan gerbong kereta. Tiada henti mengucap syukur di bulan kelahiran saya ini. Hari ini karya sederhana saya dimuat di salah satu surat kabar besar di Kota Yogyakarta, Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat, tepatnya di rubrik Sungguh Sungguh Terjadi.

Pamer Karya Bukan Ria

Rabu, 21 Oktober 2020
Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa. 

Alhamdulillah kabar bahagia datang lagi hari ini. Kabar dari salah satu rubrik yang amanah, menurut pantauan kami-para penulis setia-selama ini. Apalagi kalau bukan Harian Solopos. Pandemi memang merenggut banyak luapan euforia yang tak tersalurkan. Ya, bagaimana lagi. Para penggawa media juga harus beradaptasi dengan efek samping pandemi. Banyak rubrik media yang hibernasi hingga menutup peluang para penulis untuk mengirim karya. Berbeda dengan Harian Solopos yang tetap eksis dengan rubrik Ah Tenane dan tentu saja transfer honor yang tak pernah telat. Ups! 

Nah, seperti biasa, ketika ada karya yang dimuat di media, saya selalu membuat postingan di akun sosial media. Lalu, dalam hitungan detik teman-teman seantero sosial media itu menghujani saya dengan banyak cinta sebagai ucapan selamat. Senang? Tentu saja manusiawi, ya. Namun, kesenangan di sini selalu saya redam agar tak berubah menjadi rasa ria yang tercela. 

Pamer karya adalah ungkapan syukur dan berbagi bahagia dengan Sahabat. Dengan membuat postingan karya tersebut, tentu semangat Sahabat sedikit banyak akan terlecut untuk mengikuti jejak langkah kita. Terbukti, setelah status tersebut saya pajang, permintaan untuk bergabung dengan grup JKHI semakin bertambah. Malah, ada juga Sahabat yang mengirim pesan pribadi menanyakan tentang cara mengirim naskah ke rubrik tersebut. 

Sebagai sesama pejuang tinta, kita sudah pernah berada di posisi pemula. Masih buta segala sesuatu tentang cara kirim ke sebuah media, misalnya. Baiknya, kita berikan solusi tanya dengan sebuah jawaban ataupun sharing. Dengan memudahkan urusan orang lain sesungguhnya kita telah mempermudah urusan kita sendiri. 

Bila naskah Sahabat tersebut dimuat, itu artinya kita telah ikut berkontribusi menjadi jalan salah satu rezeki orang lain. Hal ini pun merupakan salah satu sifat mulia. Maka jika ada Sahabat yang menanyai saya, daripada sibuk menjawab satu per satu, maka saya buat saja satu postingan di blog. Hasilnya, kunjungan halaman blog saya bertambah dan Sahabat juga mendapatkan manfaat tulisan. Sebuah simbiosis mutualisme, ya, kan? 

Sahabat Khansa, semua perbuatan tergantung niat, ya, kan? Jadi jangan khawatir dengan keputusan untuk memajang karya di sosial media. Siapa sangka postingan itu kelak akan menjadi salah satu amal jariah yang tiada putus bagi kita. Semangat berkarya dan menebar manfaat (*)