Minum Susu Salah Satu Penyebab Gigi Hitam Anak

“Wow! Kita siap beraksi, nih!” sekumpulan plak yang terbentuk dari tumpukan sisa makanan dalam mulut siap mengubah gigi anak menjadi hitam. Wah, jika penyebab gigi hitam ini tidak segera diatasi, anak bisa jadi kurang percaya diri saat berinteraksi.

 

Yuk, kita telusuri bersama mengapa gigi anak bisa menjadi hitam dan bagaimana hal ini bisa diantisipasi sejak dini?

Penyebab Gigi Hitam Pada Anak


penyebab-gigi-hitam-pada-anak

Kebersihan Gigi yang Kurang Terjaga


Ini PR para orang tua, ya, terutama jika ananda sedang masa pengenalan terhadap aktivitas kebersihan gigi.

Bagi balita yang sudah mulai mengerti tentang sikat gigi dan pasta gigi, membantu ananda membersihkan gigi patut dilakukan. Saat ini sudah tersedia banyak pasta gigi yang diklaim aman untuk digunakan anak.

Saat menyikat gigi usahakan untuk menciptakan suasana menyenangkan. BIsa dengan menyanyikan lagu bersama.

Bagi bayi yang tentu saja belum bisa mandiri, orang tua dapat membantu membersihkan gigi bekas susu menggunakan kain kasa lembut.

Tidak Menjaga Kebersihan Gigi Setelah Konsumsi Makanan dan Minuman Manis


Usia anak adalah usia begitu produktif untuk mengonsumsi makanan dan minuman manis. Sayangnya, belum semua anak memiliki kebiasaan membersihkan gigi setelah konsumsi makanan dan minuman manis.

Bakteri yang ada di dalam rongga mulut sangat menyukai sisa makanan. Ia akan mengubah kandungan gula dalam sisa makanan menjadi zat asam. Jika bertumpuk, zat ini akan merusak enamel gigi sehingga timbul karies pada gigi anak.

Membiarkan Anak Minum Susu dari Botol Hingga Tertidur


Tak dapat dimungkiri anak lebih suka minum dari botol sambil diayun-ayunkan. Lalu perlahan anak tersebut tertidur pulas. Eits, jangan tenang dulu. Anak memang jadi tidak rewel, tetapi bakteri yang ada di dalam mulutnya akan terbangun lalu siap mengubah kandungan glukosa dalam sisa susu menjadi zat asam yang kejam.

Cedera yang Terjadi Pada Gigi dan Gusi


Pada masa ini anak bermain dan belajar dengan aktif. Bisa jadi ia terjatuh dan mengalami cedera pada gigi dan gusi. Darah yang terkumpul dan tidak keluar ini menyebabkan penggumpalan sehingga gigi menjadi hitam. Pada beberapa kejadian, hal ini tidak berlangsung permanen.

Gigi Hitam Bisa Pula Karena Faktor Genetik


Jadi gigi hitam pada anak bisa pula terjadi karena faktor gen yang diturunkan oleh orang tua ke anak.

Ciri anak yang memiliki genetik ini adalah gigi berwarna kebiruan, keabu-abuan, hingga kehitaman. Ini tak hanya terjadi pada gigi susu. Saat gigi permanen sudah tumbuh, gigi hitam tak bisa terganti.

Demikian 5 penyebab gigi hitam pada anak. Untuk semua penyebab di atas sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter gigi sebagai tenaga kesehatan ahli untuk mendapatkan informasi dan penanganan tepat.

Jika Gigi Hitam Pada Anak Telah Terjadi


Dokter gigi akan melakukan perawatan gigi pada anak sesuai dengan gejala, umur, dan kondisi kesehatan.

Dikutip dari Johns Hopkins Medicine, sebagian kasus gigi hitam pada anak diobati melalui prosedur penambalan gigi. Saat melaksanakan pengobatan ini dokter terlebih dulu akan menghilangkan bagian yang hitam dan rusak pada gigi anak dengan cara menambal agar kondisinya kembali seperti semula. Proses pengobatan ini biasanya hanya perlu dilakukan dalam satu kali kunjungan saja.

Jika terjadi kerusakan gigi anak yang ringan, dokter gigi akan merekomendasikan orang tua untuk membatasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula. Tentu saja juga dengan menganjurkan perawatan gigi dengan menyikat gigi anak secara rutin dua kali sehari menggunakan pasta gigi mengandung fluoride.

Apakah gigi hitam ini sudah telanjur terjadi pada ananda? Atau ada penyebab gigi hitam pada anak yang saat ini sedang dilakoni. Yuk, berbagi di kolom komentar! (*)

Sumber:
https://www.tanyapepsodent.com/tips-kesehatan-gigi/perawatan-gigi-anak/gigi-anak-hitam.html

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url