Review Menggunakan Facecare Brightening Scarlett Whitening

Selasa, 03 Agustus 2021
Review Menggunakan Facecare Brightening Scarlett Whitening - Sahabat Khansa, pandemi membuat waktu me time di rumah lebih banyak nggak? Atau justru makin banyak berkurang karena rutinitas di luar rumah harus dikerjakan melalui remote dari rumah? Hihihi

Pikiran yang nggak relaks berpengaruh pada kulit wajah, lo! So, perawatan yang biasa dilakukan sebelum pandemi kudu dikerjakan di musim pandemi, ya! Nggak ada beda, kok.

Profesi sebagai tenaga kesehatan di salah satu instansi di kota tempat tinggal membuat saya bekerja dalam sistem sif. Sif pagi, sore dan malam harus dilakoni secara bergiliran. Hmm, ternyata tubuh dan pikiran penat berpengaruh banyak terhadap kulit, lo. Kulit saya terlihat kusam dan ketika disentuh, oh, no, ada gerudul-gerudul kecil. Permukaan kulit yang biasa terasa mulus tak lagi didapat.

So, saya pun memanfaatkan Youtube untuk searching produk skincare apakah yang dapat membantu saya mengatasi problem kulit tersebut. Yeay! Saya mendapatkan pencerahan dari channel YouTube dr. Richard Lee, MARS.

Dari hasil uji produk yang dipaparkan oleh sang dokter, Scarlett Whitening terbukti lolos uji merkuri dan hidrokuinon. Scarlett dapat drL approved dari dr. Lee. Dokter baik hati lulusan Magister Administrasi Rumah Sakit ini menyatakan bahwa produk yang sedang naik daun dan banyak direkomendasikan selebgram ini aman.

Setelah melihat review tersebut, saya menambahkan pada dua prinsip lagi yang menjadi pertimbangan sebelum memutuskan untuk mencoba dan memilih produk perawatan wajah adalah keabsahannya secara BPOM dan MUI.

Selain lolos BPOM dan MUI, Scarlett Whitening juga menyatakan bahwa produk mereka cruelty free, yaitu bahan-bahan pembuat produk ini tidak diujikan pada hewan.

Ohya, sebagai informasi, Scarlett Whitening adalah produk bodycare dan facecare yang dirilis oleh artis Indonesia, Felicya Angelista. Wah, ternyata ini produk dalam negeri, ya.

Brightening Scarlett Whitening

Karena ingin mencerahkan kulit, maka saya memilih varian Brightening Scarlett Whitening. Jika Sahabat ada masalah dengan jerawat, maka bisa memilih varian Acne Scarlett Whitening.

Berikut review menggunakan facecare Brightening Scarlett Whitening yang dapat saya bagikan pada Sahabat Khansa.

Brightly Ever After Serum


Active Ingredients:

Glutathione, Phito Whitening, Vitamin C, Niacinamide, Lavender Water.

  1. Membantu mencerahkan kulit dan memudarkan noda di wajah seperti hiperpigmentasi, bekas jerawat, flek, dan bekas luka;
  2. Membantu mengontrol kadar minyak berlebih di kulit;
  3. Membantu mengecilkan pori-pori, mengimprovisasi warna kulit, menghaluskan kerutan dan juga garis di kulit;
  4. Membantu menutrisi dan melembabkan kulit;
  5. Membantu kulit menjadi lebih relaks dan calm;
  6. Bekerja sebagai antioksidan dan juga sebagai antipolusi. 
Berat bersih 15 ml
BPOM RI NA 18201900972
Harga Rp75.000
Teruji bebas merkuri dan hidrokuinon
Nonalkohol dan fragrance free
Cruelty free

Cara Pemakaian Brightly Ever After Serum


Teteskan 2-3 tetes serum, usap dan pijat secara perlahan sampai merata pada kulit wajah. Diamkan beberapa saat agar serum meresap ke kulit.

Manfaat Kandungan Brightly Ever After Serum


Lavender water:
Melawan bakteri penyebab jerawat, mengatasi peradangan pada kulit, detoksifikasi kulit, meningkatkan sirkulasi darah, dan menghaluskan kulit.

Phyto Whitening:
Mencerahkan wajah dalam waktu singkat dan sangat aman bagi kulit, tanpa menyebabkan iritasi.

Niacinamide:
Melembabkan kulit, mengatasi jerawat, menyamarkan noda hitam, dan mencegah kanker kulit melanoma

Glutathione:
Meningkatkan kelembaban dan elastisitas kulit, memberikan perlindungan dari radikal bebas, membuat kulit lebih sehat dan terlihat glowing.

Vitamin C:
Membantu menghilangkan flek dan bekas jerawat, mencegah dan melindungi kerusakan sel dan jaringan kulit akibat paparan radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini pada kulit.

Brightly Ever After Cream Night


Glutathione: 
antioksidan yang dapat membuat kulit tampak lebih cerah, bersinar dan warna kulit lebih merata

Niacinamide:
Membantu mencerahkan kulit wajah

Natural Vitamin C:
Antioksidan dan melindungi sel kulit dari kerusakan radikal bebas yang disebabkan oleh paparan sinar UV

Hexapeptide-8:
Membantu mengurangi kerut

Poreaway:
Mendukung pelindung kulit dan memperbaiki tekstur dengan membuat pori-pori terlihat lebih kecil

Green Caviar:
Membantu kulit melawan dehidrasi

Aqua Peptide Glow:
Untuk meningkatkan hidrasi kulit dan persepsi kulit bersinar

Cara Pemakaian Brightly Ever After Cream Night


Pakai Brightly Ever After Cream Night pada wajah yang bersih dan kering, atau setelah pemakaian serum. Pijat lembut sampai merata.

Berat bersih: 30 gram
BPOM RI NA 18200107912
Harga 75.000

Brightly Ever After Cream Day


Glutahione: 
Merupakan antioksidan yang dapat membuat kulit tampak lebih cerah, bersinar, dan warna kulit lebih merata

Rainbow Algae:
Meningkatkan kecerahan dan mengurangi ketidaksempurnaan pigmen

Roseship Oil:
Kaya asam lemak esensial dan antioksidan untuk penyembuhan luka

Poreaway:
Untuk mengencangkan pori-pori

Triceramide:
Membantu untuk melembabkan, anti penuaan dan antikerut

Aqua peptide glow:
Untuk meningkatkan hidrasi kulit dan persepsi kulit bersinar

Cara Pemakaian Brightly Ever After Cream Day


Pakai Brightly Ever After Cream Day pada wajah yang bersih dan kering atau setelah pemakaian serum. Pijat lembut sampai merata.

Berat bersih: 30 gram
BPOM RI NA 18200107908
Harga 75.000


Brightening Facial Wash


Glutathione: 
Meningkatkan kelembaban dan elastisitas kulit, memberikan perlindungan dari radikal bebas serta mencerahkan kulit

Vitamin E:
Melembabkan kulit, membantu mengatasi peradangan dan menenangkan kulit

Rose Petals: 
Menyegarkan kulit wajah

Aloe Vera:
Menenangkan kulit dan meredakan peradangan kulit serta melembabkan dan menghaluskan kulit wajah.

Cara Pemakaian Brightening Facial Wash


Tuangkan secukupnya facial wash ke telapak tangan. Usap secara merata ke seluruh area wajah, lalu bilas.

Berat bersih: 100 ml
BPOM RI NA 18181202303
Harga 75.000

Kesan Pemakaian Facecare Scarlett Whitening:


Pemakaian pertama diawali saat pemakaian facial wash, ya. Efek segar dari aroma lembut Scarlett bikin berlama-lama mijat kulit wajah. Ternyata, produk ini nggak buat kulit kerasa ketarik. Facial wash Scarlett Whitening ini meninggalkan kesan yang melembabkan kulit. Ohya, produk ini nonSLS, lo. Jadi, jangan heran kalo saat dipakai tidak ada busa yang akan keluar. Tahu sendiri kali SLS sangat tidak dianjurkan dipakai dalam jangan waktu lama. Penggunaan SLS juga bikin kulit lebih kering dan menyebabkan produksi minyak kulit wajah malah lebih banyak.

Setelah pemakaian facial wash dan mengeringkan wajah lalu saya memakai Brightly Ever After Serum. Ohya, kemasan produk ini berbentuk ramping dengan glitter-glitter dan kelopak-kelopak kecil mawar. Sebagai penyuka pinky, saya jatuh hati melihat tampilan facial wash ini.

Begitu diteteskan ke wajah, hanya perlu beberapa detik, lalu serum itu terserap oleh kulit wajah. Duh, nggak perlu kipas-kipasan dulu kayak biasa. Heheh. Setelah serum terserap, lanjut dengan pemakaian Brightly Ever After Cream Night atau Brightly Ever After Cream Day. Aroma kedua cream ini menurut saya hampir mirip. Hanya saja yang malam lebih terasa lebih kuat. Namun keduanya memberikan efek menenangkan.

Sejauh ini, efek pemakaian dari produk facecare Brightening Scarlett Whitening sangat memuaskan di kulit saya yang berjenis kombinasi. Kulit terasa lebih lembab. Untuk tingkat kecerahan, semoga berlangsung baik ke depannya, ya.

Ohya, untuk Sahabat Khansa yang ingin mencoba produk viral ini, bisa langsung ke website Scarlett Whitening atau kepoin akun instagram Scarlett Whitening atau bisa juga langsung ke Shopee Mall Scarlett Whitening dengan harga Rp75.000 per produk, Sahabat Khansa sudah bisa menikmati perawatan wajah ala Scarlett Whitening!

Pasarview, Solusi Tambah View 4.000 Jam Tayang Channel YouTube

Minggu, 25 Juli 2021
Memiliki channel YouTube pribadi lalu mengoptimalkannya agar dapat menghasilkan tentu menjadi banyak impian orang saat ini. Beragam konten bisa dibuat dan di-upload ke channel pribadi. Namun, ternyata beragam konten saja belum cukup untuk menghasilkan cuan yang diharapkan, lo!

Dalam ketentuan YouTube, sebuah channel yang ingin dimonetisasi harus memiliki minimal 1.000 subscribers dan 4.000 jam tayang. Keduanya harus terpenuhi dan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Ketentuan ini berlaku selama belum ada kebijakan terbaru dari YouTube, ya. Jika nanti sudah ada, artikel ini tentu perlu diperbaharui lagi.

Beberapa saat yang lalu, seorang teman menceritakan tentang temannya yang memilki channel YouTube yang sebentar lagi akan menghasilkan. Ya, ia telah berjuang keras selama ini membangun ‘gudang cuan’ impian. Saat menceritakan hal tersebut, teman saya bilang temannya itu terlihat sangat bersemangat dan mengungkapkan beberapa impian yang akan diwujudkannya kelak.

Tapi oh tapi, ternyata kegembiraan itu sirna seketika. Esoknya, ia bilang terjadi hal di luar dugaan. Akun teman saya tersebut di-banned oleh YouTube. Ada apa gerangan? Saya pun ikut mengerutkan kening menanti kelanjutan cerita itu. Namun, teman saya menggeleng. Ia mengatakan bahwa temannya tak ingin melanjutkan cerita. Malah ia meminta teman saya itu untuk memperhatikan dengan teliti aneka konten yang sudah diunggahnya. Nanti kamu akan tahu jawabannya, ucap teman saya itu menirukan ucapan temannya.

Saya pun jadi berpikir, kira-kira apa yang menjadi alasan suatu channel yang sebentar lagi akan menghasilkan mendapat banned dari YouTube?

Berikut ulasan yang diberikan YouTube dalam keterangan di support google.com

Saat channel di banned, pihak YouTube akan mengirimkan email ke pemilik channel. Email tersebut akan menjelaskan alasan penghentian tersebut.

Kemungkinan Alasan Penghentian Akibat Pelanggaran Pedoman Komunitas

Alasan penghentian channel atau akun:

  1. Pelanggaran berulang terhadap Pedoman Komunitas atau Persyaratan Layanan dalam bentuk konten apa pun (seperti berulang kali memposting video atau komentar yang berisi kata-kata kasar, bernada kebencian, dan/atau melecehkan)
  2. Satu kasus penyalahgunaan berat (seperti perilaku predator, spam, atau pornografi)
  3. Channel atau akun yang dibuat khusus untuk melanggar kebijakan (seperti ujaran kebencian, pelecehan, atau peniruan identitas)
Jika merasa yakin bahwa channel tidak seharusnya dihentikan, pemilik channel dapat mengajukan banding. YouTube telah menyediakan formulir ini untuk mengajukan banding. Berikan semua informasi yang dibutuhkan agar proses banding lebih cepat. Ohya, cukup kirim satu formulir saja, ya.


Kemungkinan Alasan Penghentian Akibat Pelanggaran Hak Cipta

Jika channel dihentikan karena ada klaim pelanggaran hak cipta, dan menurut pemilik channel klaim tersebut tidak benar, maka dapat diajukan permintaan pemulihan. Formulir permintaan dibuat dalam format bebas.

Untuk selanjutnya, kebijakan hak cipta YouTube bisa diakses di sini

Tambah View 4.000 Jam Tayang Channel YouTube

Berkenalan dengan Pasarview

Pasarview.com merupakan salah satu perusahaan digital advertising agency yang bertugas mempromosikan situs/web dan akun youtube. Perusahaan ini hadir atas banyak permintaan mereka yang membutuhkan view dan jam tayang.

Di Pasarview.com ini terjadi simbiosis mutualisme. Seorang viewers mendapatkan penghasilan dengan melihat iklan yang dipasang oleh advertiser baik berupa video maupun website. Sedangkan advertiser mendapatkan lonjakan traffice web, view dan jam tayang ke akun youtube mereka.

Sangat-sangat menggiurkan, bukan?

Apa Saja Keuntungan Bergabung Menjadi Pengiklan Pasarview.com

  1. View youtube atau website bertambah cepat.
  2. 4000 jam tayang youtube cepat tercapai sehingga channel youtube bisa di monetize.
  3. Meningkatkan kunjungan ke tempat usaha.
  4. Memberikan informasi mengenai produk.
  5. Menyampaikan dan mengenalkan produk.
  6. Meningkatkan brand awareness bisnis anda.

Bagaimana Cara Menjadi Pengiklan
  1. Lakukan pendaftaran melalui link https://www.pasarview.com/register/
  2. Isi form pendaftaran berupa Nama lengkap, Email, Password dan No Hp.
  3. Klik link konfirmasi yang telah di kirim ke Email
  4. Kemudian login ke akun di link https://www.pasarview.com/login/. Masukan email dan password yang telah dibuat saat pendaftaran tadi.
  5. Setelah masuk ke member area pilih menu deposit dana dan masukan nominal yang ingin didepositkan. Rekening akan muncul kemudian. Pengiklan harus melakukan transfer sesuai dengan nominal yang terdapat kode unik.
  6. Klik konfirmasi sekarang.
  7. Tunggu hingga deposit diproses.
  8. Apabila telah diproses Anda sudah bisa memasang iklan dengan klik menu buat iklan.
Sangat gampang, bukan. Silakan kunjungi web Pasarview.com untuk info lebih lanjut. Pasarview, solusi gampang tambah view 4.000 jam tayang channel youtube masa kini.

Salah Setel dimuat di Rubrik Ah Tenane Harian Solopos

Senin, 19 Juli 2021
Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.

Menanti kabar pemuatan naskah adalah hal yang selalu buat dagdigdug, ya. Hehe. Pada saat naskah dikirim, doa lebih dikencangkan. Berharap tulisan yang dikirim memikat hati redaksi.

Ah Tenane Harian Solopos rutin menayangkan kisah lucu, ada-ada saja, anekdot, yang diperankan oleh 4 tokoh utama, yakni Jon Koplo, Tom Gembus, Genduk Nicole, dan Lady Cempluk. Dikisahkan dari sudut mana saja boleh, asalkan tidak menyinggung SARAP tentunya, ya.

Para penulis pejuang rubrik ini mendapat "kesempatan" pemuatan sebanyak 1 kali per bulan. So, jika satu tulisan sudah dimuat, kecil kemungkinan untuk mendapatkan kesempatan kedua. Ceilah! 

Nah, mengapa para penulis tak henti berjuang mengirim? Bahkan mungkin terlihat seperti sebuah rutinitas? Jika Sahabat Khansa sudah mengalami pemuatan naskah di rubrik ini sekali saja, mesti candu, deh. 

Solopos adalah salah satu media yang amanah dalam pembayaran honor para penulis. Sekadar mengulang kenangan beberapa saat yang lalu, saat norek BNI Syariah yang saya gunakan bermigrasi menjadi BSI. Seorang Mba bersuara ayu menelepon dan mengatakan bahwa norek yang tertera pada halaman akhir naskah mengalami error saat proses transfer. Beliau menyebutkan nomor WhatsApp dan meminta saya mengirimkan norek baru. 

Salah setel adalah judul tulisan Ah Tenane Harian Solopos yang saya kirim pada tanggal 08 Juli 2021. Alhamdulillah, mendapat kabar pemuatan pada 17 Juli 2021.

Berikut lampiran foto pemuatan tulisan:

dimuat di ah tenane harian solopos
Tampilan halaman pertama

Info pemuatan tulisan didapatkan dari Mba Ima Noer Kaltsum di grup facebook Jon Koplo Hari Ini.

dimuat di ah tenane harian solopos

Tampilan halaman kedua

Jika Sahabat Khansa ingin mengirim naskah ke Ah Tenane Harian Solopos, silakan klik postingan ini, ya.

Wassalamu'alaikum. 

Pilih Jasa Pengiriman Murah

Selasa, 29 Juni 2021

Belanja online menjadi pilihan yang menggembirakan saat ini. Bukan hanya disebabkan wabah tetapi memang lebih asyik bermodal klik langsung tunggu barang pesanan sampai. Belanja online bersanding serasi dengan jasa pengiriman murah akan membuat aktivitas klik, bayar, tunggu menjadi candu.

Salah satu yang menjadi pertimbangan saat beli-beli online adalah pemilihan jasa pengiriman barang. Khusus bagi saya yang beralamat di Sumatera Utara dan sering terpikat pesona barang dagangan dari Pulau Jawa, maka ekspedisi dengan biaya terjangkau dan pelayanan kurir yang memuaskan akan menjadi pilihan.

Shopee menjadi marketplace idola saya saat ini. Entah karena memang mudah digunakan atau karena saya rada males belajar marketplace lain. :D


Kargo Tangerang


Gratis ongkir yang menjadi daya tarik istimewa menjadikan aktivitas selancar dunia shopee bisa-bisa menguras isi rekening. Karena itu, harus bisa memutuskan prioritas belanja biar nggak kebablasan.

Sependek petualangan saya di dunia orens, jasa pengiriman murah yang tersedia di shopee berdasarkan beberapa ketentuan.

Saat klik produk di keranjang belanja, perhatikan keterangan yang dibawa truk hijau yang terletak di sebelah kanan bawah produk. Minimal belanja berapa, gratis ongkir sampai berapa rupiah dan opsi jasa kirim.

Sahabat bisa membeli sejumlah minimal belanja untuk memenuhi ketentuan toko terpilih.

Selanjutnya klik voucher shopee. Pilih voucher yang aktif.

Akan ada pilihan reguler, hemat dan kargo. Masing-masing dari ketiga pilihan ini memiliki nilai plus dan minus.

Reguler

  • Estimasi barang lebih cepat sampai
  • Mendukung layanan COD
  • Biaya lebih mahal dibandingkan hemat

Hemat

  • Estimasi barang lebih lama sampai
  • Tidak mendukung layanan COD
  • Direkomendasikan untuk pengiriman antar pulau
  • Biaya lebih hemat dibandingkan reguler

Kargo

  • Estimasi barang lebih lama sampai
  • Direkomendasikan untuk berat barang di atas 5kg
  • Biaya lebih murah dibandingkan reguler dan hemat
Jasa kirim yang didukung shopee ini diatur oleh penjual. Penjual yang bijak menentukan jasa kirim akan membuat toko shopee menjadi favorit.

Pilih jasa pengiriman murah itu ternyata mudah! Kerja sama penjual dan pembeli akan membuat aktivitas masuk keluar barang di kantor ekspedisi jadi tak pernah sepi.

Cara Kirim Cerpen ke Majalah Bobo

Minggu, 27 Juni 2021
Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.

Cerpen anak dimuat di Majalah Bobo adalah salah satu impian saya sejak memulai jejak menulis. Majalah anak yang menjadi favorit banyak orang. Majalah yang terdampak pandemi, tetapi tetap mampu berkiprah, menjadi teman bermain dan belajar anak Indonesia.

Cerpen anak ini merupakan hasil kelas menulis dengan Mba Nur. Betapa beruntung bisa belajar menulis dengan cara unik bersama Mba Nur. Waktu itu, kelas menulis daring belumlah sebanyak saat ini. Bisa berguru dengan salah satu suhu sungguh menjadi candu. 

Selasa, 13 Oktober 2015, naskah Bintang untuk Lowi saya kirimkan untuk pertama kalinya ke redaksi Majalah Bobo. Belum rezekinya saat itu. Hingga bulan berganti tahun pun saya masih menanti kabar pemuatan.

Lima tahun berlalu, tak ada kabar Bintang untuk Lowi. Merasa pede bahwa naskah itu ditulis dengan sebaik-baiknya, saya unduh kembali fail Bintang untuk Lowi dari kotak terkirim. Saya baca ulang dan revisi beberapa bagian, lalu cuss saya kirim kembali di 06 September 2020.

Alhamdulillah, kabar baik itu hadir di 14 Maret 2021, Kak Fauzi, yang karyanya sudah sering tayang di Majalah Bobo, mengirimkan berita bahagia via wapri. Selanjutnya, Mas Sutono menandai kabar yang sama di postingan fb. Sungguh luar biasa, silaturahmi dunia maya ini.

Cara Kirim Cerpen ke Majalah BOBO

Cerpen anak dimuat di Majalah Bobo merupakan banyak mimpi para penulis. Sejak dunia digital merajai ditambah hantaman pandemi, kebijakan redaksi untuk mengurangi jumlah halaman majalah sungguh membuat miris hati. Hanya ada sekitar dua rubrik cerpen per edisi kini. Terkadang, naskah penulis dalam (dokumen Majalah Bobo) ada dalam satu edisi, sehingga tidak ada ruang untuk kiriman cerpen penulis luar lagi.

Bagaimana Cara Mengirim Naskah Cerpen Anak ke Majalah Bobo?  


Beragam media, baik cetak maupun daring, tentu punya kebijakan untuk tulisan yang tayang. Sesuai pengalaman, berikut info yang dapat saya bagikan pada Sahabat Khansa:

  1. Naskah ditulis dalam format Ms. Word, font Times New Roman 12 pt, A4, jumlah kata 600 - 750
  2. Sertakan biodata penulis di akhir naskah berupa nama, alamat, kontak, nomor rekening, foto KTP dan NPWP. 
  3. Kirim naskah ke alamat surel: bobo@gridnetwork.id lalu cc: sylvana@gridnetwork.id
Cukup 3 langkah tersebut, kok. Selanjutnya, Sahabat Khansa akan memasuki ruang tunggu. Ada yang berkabar lewat surel balasan, ada pula yang tidak berkabar. Ada yang dimuat dan ada yang belum dimuat. Semua tergantung kebijakan redaksi pastinya, ya. 

Berapakah Honor Pemuatan Cerpen Anak di Majalah Bobo?


Sub judul ini pasti menjadi hal yang dinanti, ya. Hehehe. Alhamdulillah, Majalah Bobo sangat amanah. Sepekan setelah Bintang untuk Lowi tayang di Majalah Bobo edisi 50, transferan sejumlah lebih kurang 250K masuk. Tentunya setelah dipotong pajak, ya.

Demikian info cara kirim cerpen ke Majalah Bobo. Perbanyak baca rubrik cerpen yang dimuat akan menambah referensi yang baik bagi tulisan yang akan dikirim. Jika kesulitan untuk berlangganan atau menemukan Majalah Bobo versi cetak, Sahabat Khansa bisa berlangganan Gramedia Digital yang tentunya bisa diakses via gawai dalam genggaman. 

Sampai jumpa di postingan blog berikutnya. 

Wassalamu'alaikum. 

Bintang untuk Lowi di Majalah Bobo

Sabtu, 26 Juni 2021
Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.

Bintang untuk Lowi hadir menyapa Sahabat Khansa di Ahad pagi yang Insya Allah berkah ini, ya.

Untuk Sahabat Khansa yang ingin mengirim cerpen anak ke Majalah Bobo, bisa klik tautan berikut ini, ya.

Selamat membaca dan menarik hikmah yang tersirat di dalamnya!



Wassalamu'alaikum.

Kebangkitan Dunia Literasi di Era Digital

Minggu, 30 Mei 2021

Zaman sekarang, hampir semua orang memiliki gawai. Dari yang tipe sederhana sampai yang kompleks. Bersinggungan dengan dunia digital, membuat kemampuan menggunakan informasi dalam berbagai bentuk dan sumber dapat diakses berbagai pihak dari piranti komputer.

Melalui program literasi digital yang sudah diinisiasi sejak 2017, diharapkan akan terbentuk karakteristik pribadi sebagai berikut ini:
  1. Setiap Orang Punya Kompetensi Literasi Digital
  2. Setiap Orang Mampu Menjaga Data Dari Penyalahgunaan
  3. Setiap Orang Punya Kecakapan Digital
Kebangkitan dunia literasi di era digital bisa ditemukan dalam kemudahan akses literasi berbasis data. Berikut adalah beberapa kemudahan berliterasi melalui gencarnya digitalisasi.

Program Literasi Digital Nasional


Mengirim Naskah Lebih Cepat, Tinggal Klik Langsung Sampai


Saya masih ingat ketika di awal kepenulisan, mengirim naskah cerita anak ke sebuah media cetak di Yogyakarta. Kebijakan redaksi yang hanya menerima naskah melalui jalur pengiriman pos, membuat saya harus mengalami beberapa perdebatan pikiran sebelum memutuskan untuk mengirim naskah. Jarak terbentang antara Jawa dan Sumatera membuat keputusan untuk menunda pengiriman sering kali menjadi pilihan.

Beberapa bulan yang lalu, sebuah informasi yang dibagikan sobat literasi menjadi penyegar saat dahaga. Media tersebut telah membuka diri dengan membuka jalur pengiriman melalui surat elektronik (surel). Alhamdulillah, tak butuh waktu lama, tak perlu bergelut dengan pikiran, sekali klik, maka naskah telah sampai ke alamat surel redaksi.

Kelas Daring yang Berseliweran, Pilih Sesuai Kebutuhan


Waktu pertama kali ingin menulis buku bergambar (picture book) saya hanya bisa menduga tanpa aksi nyata. Seperti apa ya menulis buku dengan halaman yang cukup singkat ini? Saya baca sepintas di media sosial ada seorang penulis yang mengatakan menggunakan tabel berisi halaman, teks dan panduan ilustrasi. Namun dikarenakan saya merasa sungkan, informasi tersebut hanya berakhir di media sosial tersebut. Eksekusi tak pernah terjadi.

Dua tahun terakhir, tepatnya sejak pandemi, kelas daring tumbuh bak jamur di musim penghujan. Kelas daring apa yang tak ada kini. Malah kalau belum ada, kita dapat memberikan usulan. Beberapa hari kemudian e-flyer kelas daring tersebut pun tayang. Dengan melakukan pembayaran yang cukup terjangkau, selain mendapatkan ilmu, kita juga akan mendapatkan pelatihan. Hasil latihan tersebut kemudian diberikan masukan. Bahkan sampai diarahkan menuju meja redaksi penerbitan.

Website Literasi yang Mudah Diakses


Kebangkitan dunia literasi di era digital juga terlihat dari banyaknya website yang menerima karya. Website tersebut terang-terangan membuat menu tentang cara kirim karya. Beserta dengan kebijakan redaksi tentang pemberian honor penulis/kontributor.

Banyak Paltform Nulis, Wadah Literasi Tinggal Pilih


Platform digital berkembang pesat dengan segala syarat dan ketentuan yang ditetapkan. Penulis tinggal memilih sesuai keinginan. Bergabung lalu mengejar impian melalui karier literasi di platform.

Komunitas Literasi yang Hangat


Jika dahulu, cara kirim ke media merupakan informasi terbatas, maka kini keterbatasan tersebut telah enyah. Komunitas literasi yang berkembang di media sosial memungkinakan calon penulis bisa cepat belajar. Para penulis akan berbagi pengalaman tembus media, trik yang ia lakukan agar naskah cepat tayang hingga berbagi informasi soal cara pencairan honor tulisan.

Referensi Buku Digital yang Memudahkan


Sebut saja iPunas, Gramedia Digital, Let’s Read, dari aplikasi ini kita bisa mendapatkan bahan referensi secara gratis. Lebih memudahkan, ya, kan. Apalagi kondisi pandemi membuat kesempatan untuk menikmati semerbak harum buku di toko menjadi lebih sulit.

Kebangkitan dunia literasi di era digital telah menunjukkan jejak-jejak nyata. Perlahan namun pasti memberikan kemudahan. Begitupun karakteristik pribadi sebagaimana yang diharapkan dari program literasi digital nasional turut menjadi faktor kunci kesuksesan dari kemudahan tersebut.

Pelajaran Selama Pandemi, Meningkatkan Peduli di Segala Sisi

Jumat, 28 Mei 2021
Pandemi memberikan banyak pelajaran yang berarti bagi kehidupan saya. Pelajaran yang mungkin selama ini sudah didapatkan, tetapi kerap terabaikan dengan dalih ini, itu, sana, sini.

Kehidupan baru harus dijalani dengan keadaan fisik lebih banyak di rumah. Namun semangat harus tetap mengembara keluar rumah. Melalui layar virtual yang mendadak menjadi viral, keterbatasan seolah musnah. Kasih sayang yang selama ini terasa hambar juga kembali menghangat. Gara-gara pandemi, ada hal menakutkan. Jangan lupa untuk mengambil kebaikan yang terkandung di dalamnya.

Apakah Pelajaran yang Didapat Selama Pandemi?


pandemi adalah

Peduli Kebersihan dan Kesehatan


Menjaga kebersihan dan kesehatan di masa pandemi ini menjadi prioritas. Pemerintah telah woro-woro dengan segala cara. Iklan di media massa dan media sosial gencar memberikan kampanye kreatif agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Namun, semua itu sia-sia saja jika kepedulian tidak menjadi hal yang diutamakan. Setelah menerapkan prokes dengan benar, menambah daya tahan tubuh dengan berolahraga, makan makanan sehat dan selalu berpikir positif juga tak boleh tersisihkan. Kolaborasi antara semua poin-poin tersebut akan membuat imunitas tubuh terjaga.

Peduli Keluarga, Kasih Sayang Makin Erat


Sadar atau tidak, sebelum pandemi kuota waktu lebih banyak bersama teman, entah dunia nyata atau dunia maya. Pandemi membuat keakraban itu sedikit memudar. Canda tawa dalam bentuk virtual saja. Temu dan nongrong di kafe hampir bisa dihitung dengan jari. Rasa waswas mengintai. Sebelum pergi, perlu menerapkan prokes yang terkadang buat lelah dan akhirnya memutuskan untuk di rumah saja. Itu lebih baik sebenarnya, sih. So, waktu bersama keluarga tercinta akan semakin banyak, kan. 

Peduli Tubuh, Penuhi Hak Istirahat


Jika sebelum pandemi saya terbiasa memforsir tenaga dengan mengerjakan sesuatu melebihi waktu, maka saat ini hal itu tidak lagi dilakukan. Misalnya, bergadang. Manajemen waktu yang kurang baik mulai dibenahi. Virus penyakit yang mengintai, membuat kepedulian terhadap kebutuhan istirahat meningkat. Dampak positif pandemi terhadap tubuh tentu saja menjadikan haknya terpenuhi

Peduli Piknik, Tak Harus Pelesiran


Jika selama ini piknik diartikan dengan pelesiran keluar daerah, mengendarai mobil berkapasitas sampai melebihi muatan, lalu menikmati suasana alam, maka saat pandemi semua itu akan menjadi kenangan indah yang semoga terulang kembali.

Piknik dapat dilakukan di rumah saja. Sejatinya piknik adalah suatu usaha membuat pikiran relaks. Maka, hal menyenangkan meski di rumah saja tentu bisa dilakukan. Memiliki hobi menulis, maka melakukan riset kecil-kecilan, menulis dan mengirim ke media atau memublikasikannya di blog akan menjadi suatu yang sederhana tetapi memiliki efek menyenangkan luar biasa. Memiliki hobi berkebun dan membuat kue juga sama. Intinya, apapun hobi yang dimiliki, lakukan dengan senang hati. Selanjutnya, aura gembira yang dirasakan akan membuat tubuh lebih sehat dan bugar. Sst, banyak yang bahkan meraup cuan dari kegiatan piknik di rumah ini, lo. Pikiran dan finansial relaks barengan. 😄

Peduli Kehidupan Nanti


Kesibukan yang selama ini menjadi alasan tidak tepat waktu dalam beribadah, bisa disingkirkan saat ini. Kondisi lebih baik di rumah saja akan menutup alasan itu. Apalagi saat berita tentang para pahlawan yang berjuang merawat pasien dan banyak yang harus gugur. Empati dan simpati akan timbul pada kondisi ini. Ikut mendoakan yang terbaik bagi negeri ini akan menjadi pilihan.

Nah, Sahabat Khansa, beberapa pelajaran selama pandemi tersebut berhasil meningkatkan syukur dan menghindari kufur. Pandemi mengajarkan hal-hal yang selama ini terabai. Saat ada sebuah perjuangan di luar sana, akankah kita hanya berpangku tangan? Dengan menerapkan prokes dan senantiasa meningkatkan peduli, maka semua aspek yang terdampak akan mendapat manfaat yang sama. Bangkit dari pandemi adalah harapan besar itu.

Pengalaman Memaafkan Diri Sendiri

Rabu, 26 Mei 2021
Memaafkan adalah suatu hal yang memberikan pengalaman berkesan. Banyak kesalahan yang tercipta sebagai manusia yang lemah, tak luput dari khilaf dan alpa. Sulit meminta maaf berbanding dengan sulitnya memaafkan. Ada latar belakang yang membuat kesulitan itu tercipta.

Beragam masalah yang mengharuskan saya meminta maaf, salah satu yang berkesan adalah meminta maaf pada diri sendiri. Permohonan maaf yang saya tujukan karena kezaliman yang pernah saya lakukan.

Arti Memaafkan


Mengurangi Waktu Istirahat


Rutinitas bekerja dalam sif membuat jadwal istirahat menurun drastis. Tentu hal ini terkait konsekuensi yang saya ambil. Sebelum memutuskan untuk mengikuti ujian seleksi CPNS 2018, saya sudah mengetahui akan hal ini. Tetapi yang dipikirkan sebelumnya, ternyata lebih dari itu. Bekerja dalam sif membuat saya nyaris tak mengenal istirahat sesuai jadwal.

Kegiatan menulis dan mengirim karya ke media juga ‘menyita’ istirahat. Lucunya, saat mengantuk dan tidak memungkinkan untuk istirahat, saya justru membuka web canva dan mendesain sesuatu untuk mengusir kantuk.

Mata meminta haknya, tetapi tidak bisa saya kabulkan saat itu.

Bekerja dalam sif dan menulis adalah dua hal menjadi kesibukan saya hingga hari ini. Apakah saya menyesal? No, no! Kedua hal tersebut adalah sebuah konsekuensi. Berbeda dengan risiko, konsekuensi adalah hal yang terencana. Jadi, saya meminta maaf pada diri karena telah merampas sesuatu yang seharusnya menjadi miliknya. Istirahat.

Menguras Tenaga dan Pikiran


Saat bekerja pasti tenaga terkuras dengan aktivitas. Baik pekerjaan yang berhubungan dengan pelayanan maupun administrasi, bekerja itu ya sama-sama membutuhkan fokus. Maka, saat pekerjaan sedang banyak-banyaknya, tenaga dan pikiran akan terforsir melebihi kebiasaan.

Berkurangnya Ibadah dengan Dalih Lelah


Dahulu, salat malam menjadi suatu kebiasaan. Entah karena aktivitas yang tidak terlalu padat, entah karena jarak kamar mandi dan kamar tidur yang dekat atau karena semangat ibadah yang tak kenal lelah. Sekarang, semua seolah harapan yang belum berujung jawaban. Ibadah malam jarang sudah dilakukan.


Bagaimana Cara Meminta Maaf Pada Diri Sendiri?


Manajemen waktu


Seseorang akan diuji di waktu luangnya. Bagaimana ia mampu memanajemen diri. Alhamdulillah, meskipun terasa tertatih, saya mulai bisa membagi antara tugas yang satu dengan yang lain. Membuat daftar tugas yang menjadi prioritas. Setelah selesai dari tugas yang satu lalu menuju tugas yang lain. Mencatat aktivitas tersebut membuat saya terhindar dari lupa.

Makan Makanan Bergizi Plus Suplemen


Alhamdulillah karena sudah bekerja, maka saya bisa menambah asupan nutrisi. Sepulang kerja, saya bisa singgah di market atau apotek untuk membeli kebutuhan yang dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Piknik Diri


Membaca dan menulis adalah piknik diri yang mumpuni. Pandemi bukan penghalang untuk melakukan piknik. Bahkan, seperti tulisan saya sebelumnya, bahwa dengan mendesain sesutu pun bisa membuat kantuk menghilang. Intinya, hiburan sederhana apapun yang bisa membuat alam pikiran bersenang-senang adalah terapi dari kesibukan.

Bersyukur dengan Kesibukan


Sekalipun kita merasa lelah saat bekerja, saya harus menyadari bahwa lebih lelah lagi jika tidak bekerja. Secara materi tentu jauh berbeda dan secara manusiawi saya akan kehilangan apa yang disebut sebagai bermanfaat. Bekerja berarti memberikan manfaat bagi orang lain dan itu adalah sebaik-baiknya makhluk.

Ibadah adalah Prioritas


Poin yang tidak dapat diganggu gugat. Kesibukan apapun yang dilakonkan di dunia ini akan bermuara pada akhirat yang abadi. Dengan dalih kesibukan lalu tidak menempatkan ibadah sebagai hal yang diutamakan, tentu akan merugi.

Pengalaman memaafkan diri sendiri membuat saya jauh lebih menghargai setiap hela napas. Melakukan kewajiban dan memberikan hak akan menjauhkan diri dari kekufuran. Semangat berbenah dan bertumbuh, wahai diri. (*)

3 Jenis Pendidikan di Indonesia

Senin, 24 Mei 2021
Terdapat tiga jenis pendidikan di Indonesia, yaitu pendidikan formal, nonformal dan informal. Ketiga jenis pendidikan ini merupakan pendidikan yang berlangsung di Indonesia secara terstruktur dan tidak terstruktur.

Suatu pendidikan dikatakan terstruktur, apabila pendidikan tersebut berada di bawah naungan Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan).

Saat ini sistem pendidikan di Indonesia diatur dalam Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

cara belajar efektif

Pendidikan formal


Pendidikan formal adalah proses pendidikan yang berlangsung secara sistematis, dimulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Adapun prinsip pendidikan formal adalah sebagai berikut:
  1. Mempunyai kurikulum yang jelas.
  2. Mempunyai syarat tertentu bagi peserta didik.
  3. Terdapat materi pembelajaran yang bersifat akademis.
  4. Proses pendidikan berlangsung cukup lama.
  5. Tenaga pendidik harus memenuhi klasifikasi tertentu.
  6. Ijazah dan sebagainya memegang peranan penting bagi penerimaan siswa untuk menuju tingkat pendidikan yang lebih tinggi.

Berikut merupakan satuan pendidikan penyelenggara pendidikan formal:
  1. Taman Kanak-kanak (TK)
  2. Raudatul Athfal (RA)
  3. Sekolah Dasar (SD)
  4. Madrasah Ibtidaiyah (MI)
  5. Sekolah Menengah Pertama (SMP)
  6. Madrasah Tsanawiyah (MTs)
  7. Sekolah Menengah Atas (SMA)
  8. Madrasah Aliyah (MA)
  9. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
  10. Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK)
  11. Perguruan tinggi
  12. Akademi
  13. Politeknik
  14. Sekolah Tinggi
  15. Institut
  16. Universitas

Pendidikan Nonformal


Pendidikan nonformal adalah pendidikan yang dilakukan secara terorganisasi dan mandiri. Hasil pendidikan nonformal dihargai setara dengan hasil program pendidikan formal setelah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah dengan mengacu pada standar nasional pendidikan.

Jenis pendidikan nonformal sering ditemukan pada lingkungan sekitar dan banyak yang mengikutinya. Misal, ada seorang yang berusia remaja, tetapi tidak memiliki ijazah Sekolah Dasar. Oleh karena menginginkan ijazah SD, maka orang tersebut bisa mengikuti penyetaraan.

Adapun prinsip pendidikan nonformal adalah sebagai berikut:
  1. Fokus pada belajar sesuai kebutuhan dalam kehidupan peserta didik.
  2. Waktu penyelenggaraan berlangsung relatif singkat dan umumnya tidak berkesinambungan.
  3. Menggunakan kurikulum yang bersifat fleksibel.
  4. Menggunakan metode pembelajaran partisipatif, yaitu metode belajar dengan penekanan pada belajar mandiri.
  5. Tenaga pendidik berfungsi sebagai fasilitator
  6. Ijazah umumnya kurang memegang peranan penting, terutama bagi penerimaan siswa.

Berikut merupakan satuan pendidikan penyelenggara pendidikan nonformal:
  1. Kelompok bermain (KB)
  2. Taman penitipan anak (TPA)
  3. Lembaga kursus
  4. Sanggar
  5. Lembaga pelatihan
  6. Kelompok belajar
  7. Pusat kegiatan belajar masyarakat
  8. Majelis taklim
Kursus dan pelatihan diselenggarakan untuk masyarakat yang memerlukan tambahan pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, dan sikap untuk mengembangkan diri, mengembangkan profesi, bekerja, usaha mandiri, dan/atau melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Pendidikan Informal


Pendidikan informal adalah jenis pendidikan yang berlangsung sepanjang usia. Setiap orang akan mendapat nilai, sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang bersumber dari pengalaman hidup sehari-hari. Biasanya bermula dari keluarga, media massa, tempat bermain.

Adapun prinsip pendidikan informal adalah sebagai berikut:
  1. Tidak ada persyaratan khusus yang harus dilengkapi oleh peserta didik.
  2. Proses pendidikan umumnya dilakukan oleh keluarga dan lingkungan sekitar.
  3. Tidak terdapat kurikulum yang harus dijalankan.
  4. Proses pendidikan berlangsung secara terus-menerus, dimana pun dan kapanpun.
  5. Orang tua berperan penting sebagai guru atau tenaga pendidik bagi peserta didik.
  6. Tidak memerlukan ijazah.
Ketiga jenis pendidikan ini diakui di Indonesia. Setelah mengikuti pendidikan formal, seseorang dapat menambah pengetahuan dan pendidikan dengan pengetahuan nonformal. Bisa jadi seseorang tidak mendapatkan pendidikan formal, tetapi bisa menambah pengetahuan dengan pendidikan nonformal yang tentu dapat mengasah kemampuan dan bakat yang dimiliki.

Selain itu, pendidikan informal merupakan jenis pendidikan yang tak kalah penting. Pendidikan yang bermula dari lingkungan keluarga akan menjadi bekal yang sangat bermanfaat bagi kehidupan.

Dengan pendidikan, pola pikir dan karakter akan terbentuk. Pendidikan yang baik akan berguna bagi generasi kini dan mendatang.

sumber:
https://www.kompasiana.com/bintangdewi/5fbe0cd4d541df7be5762ee2/perbedaan-3-jenis-pendidikan-yang-ada-di-indonesia
https://www.rpp-silabus.com/2015/08/jenis-jenis-pendidikan-di-indonesia_15.html