Pasarview, Solusi Tambah View 4.000 Jam Tayang Channel YouTube

Minggu, 25 Juli 2021
Pasarview, Solusi Tambah View 4.000 Jam Tayang Channel YouTube - Memiliki channel YouTube pribadi lalu mengoptimalkannya agar dapat menghasilkan tentu menjadi banyak impian orang saat ini. Beragam konten bisa dibuat dan di-upload ke channel pribadi. Namun, ternyata beragam konten saja belum cukup untuk menghasilkan cuan yang diharapkan, lo!

Dalam ketentuan YouTube, sebuah channel yang ingin dimonetisasi harus memiliki minimal 1.000 subscribers dan 4.000 jam tayang. Keduanya harus terpenuhi dan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Ketentuan ini berlaku selama belum ada kebijakan terbaru dari YouTube, ya. Jika nanti sudah ada, artikel ini tentu perlu diperbaharui lagi.

Beberapa saat yang lalu, seorang teman menceritakan tentang temannya yang memilki channel YouTube yang sebentar lagi akan menghasilkan. Ya, ia telah berjuang keras selama ini membangun ‘gudang cuan’ impian. Saat menceritakan hal tersebut, teman saya bilang temannya itu terlihat sangat bersemangat dan mengungkapkan beberapa impian yang akan diwujudkannya kelak.

Tapi oh tapi, ternyata kegembiraan itu sirna seketika. Esoknya, ia bilang terjadi hal di luar dugaan. Akun teman saya tersebut di-banned oleh YouTube. Ada apa gerangan? Saya pun ikut mengerutkan kening menanti kelanjutan cerita itu. Namun, teman saya menggeleng. Ia mengatakan bahwa temannya tak ingin melanjutkan cerita. Malah ia meminta teman saya itu untuk memperhatikan dengan teliti aneka konten yang sudah diunggahnya. Nanti kamu akan tahu jawabannya, ucap teman saya itu menirukan ucapan temannya.

Saya pun jadi berpikir, kira-kira apa yang menjadi alasan suatu channel yang sebentar lagi akan menghasilkan mendapat banned dari YouTube?

Berikut ulasan yang diberikan YouTube dalam keterangan di support google.com

Saat channel di banned, pihak YouTube akan mengirimkan email ke pemilik channel. Email tersebut akan menjelaskan alasan penghentian tersebut.

Kemungkinan Alasan Penghentian Akibat Pelanggaran Pedoman Komunitas


Alasan penghentian channel atau akun:

  1. Pelanggaran berulang terhadap Pedoman Komunitas atau Persyaratan Layanan dalam bentuk konten apa pun (seperti berulang kali memposting video atau komentar yang berisi kata-kata kasar, bernada kebencian, dan/atau melecehkan)
  2. Satu kasus penyalahgunaan berat (seperti perilaku predator, spam, atau pornografi)
  3. Channel atau akun yang dibuat khusus untuk melanggar kebijakan (seperti ujaran kebencian, pelecehan, atau peniruan identitas)
Jika merasa yakin bahwa channel tidak seharusnya dihentikan, pemilik channel dapat mengajukan banding. YouTube telah menyediakan formulir ini untuk mengajukan banding. Berikan semua informasi yang dibutuhkan agar proses banding lebih cepat. Ohya, cukup kirim satu formulir saja, ya.


Kemungkinan Alasan Penghentian Akibat Pelanggaran Hak Cipta


Jika channel dihentikan karena ada klaim pelanggaran hak cipta, dan menurut pemilik channel klaim tersebut tidak benar, maka dapat diajukan permintaan pemulihan. Formulir permintaan dibuat dalam format bebas.

Untuk selanjutnya, kebijakan hak cipta YouTube bisa diakses di sini

Tambah View 4.000 Jam Tayang Channel YouTube

Berkenalan dengan Pasarview


Pasarview.com merupakan salah satu perusahaan digital advertising agency yang bertugas mempromosikan situs/web dan akun youtube. Perusahaan ini hadir atas banyak permintaan mereka yang membutuhkan view dan jam tayang.

Di Pasarview.com ini terjadi simbiosis mutualisme. Seorang viewers mendapatkan penghasilan dengan melihat iklan yang dipasang oleh advertiser baik berupa video maupun website. Sedangkan advertiser mendapatkan lonjakan traffice web, view dan jam tayang ke akun youtube mereka.

Sangat-sangat menggiurkan, bukan?

Apa Saja Keuntungan Bergabung Menjadi Pengiklan Pasarview.com


  1. View youtube atau website bertambah cepat.
  2. 4000 jam tayang youtube cepat tercapai sehingga channel youtube bisa di monetize.
  3. Meningkatkan kunjungan ke tempat usaha.
  4. Memberikan informasi mengenai produk.
  5. Menyampaikan dan mengenalkan produk.
  6. Meningkatkan brand awareness bisnis anda.

Bagaimana Cara Menjadi Pengiklan

  1. Lakukan pendaftaran melalui link https://www.pasarview.com/register/
  2. Isi form pendaftaran berupa Nama lengkap, Email, Password dan No Hp.
  3. Klik link konfirmasi yang telah di kirim ke Email
  4. Kemudian login ke akun di link https://www.pasarview.com/login/. Masukan email dan password yang telah dibuat saat pendaftaran tadi.
  5. Setelah masuk ke member area pilih menu deposit dana dan masukan nominal yang ingin didepositkan. Rekening akan muncul kemudian. Pengiklan harus melakukan transfer sesuai dengan nominal yang terdapat kode unik.
  6. Klik konfirmasi sekarang.
  7. Tunggu hingga deposit diproses.
  8. Apabila telah diproses Anda sudah bisa memasang iklan dengan klik menu buat iklan.
Sangat gampang, bukan. Silakan kunjungi web Pasarview.com untuk info lebih lanjut. Pasarview, solusi gampang tambah view 4.000 jam tayang channel youtube masa kini.

Salah Setel dimuat di Rubrik Ah Tenane Harian Solopos

Senin, 19 Juli 2021
Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.

Menanti kabar pemuatan naskah adalah hal yang selalu buat dagdigdug, ya. Hehe. Pada saat naskah dikirim, doa lebih dikencangkan. Berharap tulisan yang dikirim memikat hati redaksi.

Ah Tenane Harian Solopos rutin menayangkan kisah lucu, ada-ada saja, anekdot, yang diperankan oleh 4 tokoh utama, yakni Jon Koplo, Tom Gembus, Genduk Nicole, dan Lady Cempluk. Dikisahkan dari sudut mana saja boleh, asalkan tidak menyinggung SARAP tentunya, ya.

Para penulis pejuang rubrik ini mendapat "kesempatan" pemuatan sebanyak 1 kali per bulan. So, jika satu tulisan sudah dimuat, kecil kemungkinan untuk mendapatkan kesempatan kedua. Ceilah! 

Nah, mengapa para penulis tak henti berjuang mengirim? Bahkan mungkin terlihat seperti sebuah rutinitas? Jika Sahabat Khansa sudah mengalami pemuatan naskah di rubrik ini sekali saja, mesti candu, deh. 

Solopos adalah salah satu media yang amanah dalam pembayaran honor para penulis. Sekadar mengulang kenangan beberapa saat yang lalu, saat norek BNI Syariah yang saya gunakan bermigrasi menjadi BSI. Seorang Mba bersuara ayu menelepon dan mengatakan bahwa norek yang tertera pada halaman akhir naskah mengalami error saat proses transfer. Beliau menyebutkan nomor WhatsApp dan meminta saya mengirimkan norek baru. 

Salah setel adalah judul tulisan Ah Tenane Harian Solopos yang saya kirim pada tanggal 08 Juli 2021. Alhamdulillah, mendapat kabar pemuatan pada 17 Juli 2021.

Berikut lampiran foto pemuatan tulisan:

dimuat di ah tenane harian solopos

Info pemuatan tulisan didapatkan dari Mba Ima Noer Kaltsum di grup facebook Jon Koplo Hari Ini.

dimuat di ah tenane harian solopos

Jika Sahabat Khansa ingin mengirim naskah ke Ah Tenane Harian Solopos, silakan klik postingan ini, ya.

Wassalamu'alaikum.