Perantara Kebahagiaan

Sabtu, 31 Oktober 2020

Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.


Masih ingat dengan cerita saya sebelumnya tentang Memberi Sebenarnya Menerima? Ketika kita berusaha memberikan kebahagiaan pada orang lain sebenarnya kita sedang membuat diri kita pun bahagia. Percayalah, tiada kebaikan yang sia-sia.

Pemuda Harapan Negeri

Jumat, 30 Oktober 2020
Puisi Pemuda Harapan NegeriTugas ODOP Batch 8 pekan ini istimewa buat saya khususnya. Pasalnya sudah lama sepertinya saya tak lagi menuangkan isi imaji dalam bait-bait puisi. Terkadang saya pun bertanya pada diri, hingga kini lebih banyak menulis genre anak dan membaca buku anak, namun mengapa justru bunga-bunga kemenangan justru bermekaran dari ranah puisi. Saya sangat tak menyangka bisa menorehkan bunga karya di Menang Lomba Puisi Langsung Juara Pertama. Sebuah prestasi membanggakan buat saya. 

Cara Menjadi Kontributor Suara Konsumen

Kamis, 29 Oktober 2020

Cara Menjadi Kontributor Suara KonsumenWell, berbagi itu memang menyenangkan, ya. Terbukti efek pandemi membuat banyak dari kita menyadari bahwa berbagi tak melulu soal materi. 


Bahkan jasa review produk usaha teman menjadi salah satu cara berbagi. Era digital membuat kita melek bahwa usaha teman yang disiarkan melalui sosial media terbukti mampu meningkatkan hasil penjualan.


Salah satu website yang menawarkan jasa review usaha adalah suarakonsumen.co. Sahabat bisa kulik web tersebut untuk membuka cakrawala bahwa usaha itu ada banyak di sekitar kita. Bahkan, usaha itu tergolong masih belia namun telah merambah ke mana-mana. 

Membuat Bahagia Bersama

Rabu, 28 Oktober 2020

Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.


Hari itu seorang teman literasi mengabarkan bahwa ia sungguh tidak percaya diri dengan naskah yang baru saja ia kirimkan ke sebuah rubrik. Ia memberanikan diri mengirim ke rubrik tersebut setelah berdiskusi panjang dengan saya. Menanyakan cara kirim, tip dan trik hingga obrolan mengalir ke beberapa tahun silam saat kami masih sama-sama menjejakkan langkah di dunia literasi. 

Memberi Sebenarnya Menerima

Selasa, 27 Oktober 2020

 Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.

Suatu ketika saya memberikan benda atau sejumlah nominal uang kepada salah seorang adik saya. Jumlahnya mungkin tak lebih hanya sekadar beli pulsa dan kuota, tetapi binar bahagia yang tak bisa saya lupa ketika ia menerima pemberian itu. Sederhana namun berkesan. 

Rezeki yang Terjaring dari Kelas Daring

Senin, 26 Oktober 2020
Rezeki yang Terjaring dari Kelas Daring - Pernah mengikuti kelas daring lalu mendapat tugas yang harus diselesaikan segera? Kalau saya sering dan malah karena itu jadinya manajemen waktu saya agak berantakan. Duh, curcol saya ke Mba dan Mas PJ ODOP udah sering kayaknya tentang ini. Alhamdulillah, ODOJ tinggal tiga pekan lagi. Campur aduk rasa hari demi hari pokoknya, nih.

Nah, salah satu tugas yang harus saya selesaikan adalah menulis cerita anak. Kelas di hari pertama dimulai dengan sharing tentang cerita anak yang baik, tip tembus media dan penerbit, lowongan naskah yang sedang dibuka. Pokoknya, kelas yang dibanderol dengan harga murah ini benar-benar punya ilmu yang mewah menurut saya. Sebagai seorang pejuang di banyak kelas daring, pola pengajaran yang diberikan sang mentor bahkan bisa saya baca. Tapi, ini hanya opini, kok.

Lanjut ke tugas yang diberikan dan harus dikumpulkan keesokan harinya pukul sembilan pagi. Sebagai seorang pekerja sif, saya mendapatkan jadwal dinas sore di hari kelas pertama. Di hari kelas kedua, pastinya mata lelah saya sulit dikompromikan untuk menyelesaikan naskah sepulang kerja. Dengan penuh percaya diri saya membuka folder naskah yang gagal pada kesempatan pertama. Ya, naskah yang pernah saya ikutkan pada sebuah lomba kepenulisan dan ternyata belum meraih predikat yang diharapkan.

Naskah yang menurut saya unik karena ada sesuatu yang saya selipkan di sana. Selain pesan moral yang penting juga tentang keunikan suatu daerah. Saya kecewa pada waktu pengumuman lomba namun saya juga ingin mengetahui kiranya kesalahan naskah ini ada di mana. Akhirnya, klik, saya kirimkan naskah tersebut untuk menemui takdir kedua. Saya sudah merencanakan naskah ini ke sebuah media. Tapi saya harap masukan dari mentor kelas daring ini dapat mempercantik naskah tersebut.

Taraa. Benar saja, naskah tersebut dioprek oleh Mba Mentor dengan apik. Konflik yang kurang kuat dan perlu dieksplor kata beliau. Jelaslah sudah dimana kekurangan naskah ini. Ya, konflik itu penting dalam sebuah cerita. Karena hidup tanpa masalah itu nggak enak. Eh, iyakah? Padahal enakan nggak ada masalah, sih. No. Cerita tak akan berkembang baik tanpa adanya konflik.

Baiklah. Setelah kelas ditutup saya pun merevisi naskah sesuai arahan. Siapa sangka sebuah pengumuman malam itu membuat saya berdecak bangga. Sang mentor sedang menyusun naskah dan karena beliau melihat naskah saya seide dengan naskahnya, maka ia pun menawarkan saya untuk duet menulis. Masya Allah. Beberapa waktu yang lalu saya pernah berharap mendapat tawaran duet nulis lagi sebenarnya. Pengalaman tiga kali menulis duet membuat saya kepengen mengulang sensasi itu.

Jalan rezeki itu misterius, ya. Naskah yang gagal pada kesempatan pertama ternyata menemukan takdirnya di kesempatan kedua. Jadi, jangan sia-siakan naskah yang pernah Sahabat tuliskan. Suatu saat, naskah tersebut akan menemui takdirnya. Terus semangat buat kita! (*)

Review Transfer Uang Pakai Aplikasi Bebas Bayar

Minggu, 25 Oktober 2020
Review Transfer Uang Pakai Aplikasi Bebas Bayar - Hari ini seseorang mengirim pesan melalui kotak masuk pesan facebook. Menyatakan ketertarikannya pada bisnis jual pulsa, token, bayar tagihan. Ya, saya memang beberapa kali membuat tulisan tentang aplikasi bayar-bayar di akun media sosial. Saya pun membagikan ilmu yang saya miliki tentang aplikasi bayar-bayar tersebut. Terutama tentang keuntungan bergabung menjadi anggota. Setelah tanya ini itu, sampailah pada pernyataan dan pertanyaan.

Jadi Kuat Karena Semangat

Sabtu, 24 Oktober 2020
Jadi Kuat Karena Semangat - Hari ini saya luar biasa capai. Masya Allah. Pulang dinas pukul 11 siang dan lanjut jam 3 siang kajian. Kemudian baru pulang pukul 21.00 WIB. Lanjut dinas malam pukul 22.00 WIB.

Namun, semua dapat saya lakukan. Semua karena cinta luar biasa. Cinta pada literasi yang membuat semua rasa lelah itu seolah buyar.

Cinta akan menemukan jalannya yang luar biasa. Lalu semangat menjelma asa. Sungguh luar biasa bila cinta menggerakkan semua.

Kuat Karena Semangat


Bolehlah kita berpaling ke belakang dan melihat sejenak usaha kita selama ini. Misal ODOP. Sudah tinggal hitungan hari saja menuju akhir. Bagaimana bisa merangkai kata jika tanpa cinta hingga saat ini. Itu tentu mustahil, bukan?

Jadilah kuat dan jadilah hebat dengan semangat. Karena hanya dengan semangat kita akan sanggup bertahan hingga di batas akhir, di garis finish yang kita nantikan. (*)

Menulis adalah Terapi yang Menyembuhkan

Jumat, 23 Oktober 2020

Menulis adalah Terapi yang MenyembuhkanKegiatan belajar daring tetap berlangsung karena wabah belum kunjung usai. Bagi saya yang banyak berkutat dengan dunia literasi media, sangat takjub dengan berbagai macam kelas yang dibuka oleh para mentor yang sudah tak diragukan lagi kapasitasnya.


Mulai dari kelas fiksi anak, fiksi remaja, fiksi dewasa, belum lagi nonfiksi. Harga yang ditawarkan juga mulai dari yang bersahabat sampai yang membuat kantong agak sekarat. 

Cara Kirim Sungguh Sungguh Terjadi Harian Kedaulatan Rakyat

Kamis, 22 Oktober 2020
Cara Kirim Sungguh Sungguh Terjadi Harian Kedaulatan Rakyat - Alhamdulillah, berita bahagia tentang pemuatan karya datangnya beruntun bagaikan gerbong kereta. Tiada henti mengucap syukur di bulan kelahiran saya ini. Hari ini karya sederhana saya dimuat di salah satu surat kabar besar di Kota Yogyakarta, Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat, tepatnya di rubrik Sungguh Sungguh Terjadi.

Rubrik yang berisi penggalan kisah yang membuat para pembaca berdecak, terkesima dan terkadang tak menduga. Kok bisa ya ada kisah seperti itu. Tetapi itu kisah nyata, lo. Oleh sebab itu, saya suka membaca halaman rubrik ini dan akhirnya ketika ada kisah menarik yang pantas dibagikan, saya berkesempatan menghadirkannya kepada Sahabat Khansa.

Berikut Cara Pengiriman Naskah Sungguh Sungguh Terjadi SKH Kedaulatan Rakyat

 
  1. Tulis cerita unik menarik yang terjadi di sekitar kita dalam bentuk satu paragraf singkat. Saya perkirakan jumlah paragraf itu tak lebih dari 50 kata;
  2. Ketik rapi di badan email;
  3. Lengkapi dengan nama, alamat, nomor kontak, nomor rekening;
  4. Kirim naskah ke alamat surat elektronik joko.job@gmail.com
    Update: Sejak 17 Juli 2021, redaksi SST memberikan pengumuman terbaru khusus pengiriman naskah SST. Sahabat bisa mengirim naskah SST ke alamat surat elektronik naskahkr@gmail.com atau nomor WhatsApp 0895-6394-11000 
Cara Kirim Sungguh Sungguh Terjadi

Selanjutnya, Sahabat Khansa bisa memantau apakah tulisan tersebut dimuat/belum pada website Kedaulatan Rakyat.

Selamat mengirim karya, ya. Jika belum rezeki dimuat, terus kirim dan jangan bosan. Insya Allah, setiap naskah ada jalan rezeki masing-masing. (*)

Pamer Karya Bukan Ria

Rabu, 21 Oktober 2020
Pamer Karya Bukan RiaAlhamdulillah kabar bahagia datang lagi hari ini. Kabar dari salah satu rubrik yang amanah, menurut pantauan kami-para penulis setia-selama ini. Apalagi kalau bukan Harian Solopos. Pandemi memang merenggut banyak luapan euforia yang tak tersalurkan. Ya, bagaimana lagi. Para penggawa media juga harus beradaptasi dengan efek samping pandemi. 

Banyak rubrik media yang hibernasi hingga menutup peluang para penulis untuk mengirim karya. Berbeda dengan Harian Solopos yang tetap eksis dengan rubrik Ah Tenane dan tentu saja transfer honor yang tak pernah telat. Ups! 

Nah, seperti biasa, ketika ada karya yang dimuat di media, saya selalu membuat postingan di akun sosial media. Lalu, dalam hitungan detik teman-teman seantero sosial media itu menghujani saya dengan banyak cinta sebagai ucapan selamat. Senang? Tentu saja manusiawi, ya. Namun, kesenangan di sini selalu saya redam agar tak berubah menjadi rasa ria yang tercela. 

Pamer karya adalah ungkapan syukur dan berbagi bahagia dengan Sahabat. Dengan membuat postingan karya tersebut, tentu semangat Sahabat sedikit banyak akan terlecut untuk mengikuti jejak langkah kita. Terbukti, setelah status tersebut saya pajang, permintaan untuk bergabung dengan grup JKHI semakin bertambah. Malah, ada juga Sahabat yang mengirim pesan pribadi menanyakan tentang cara mengirim naskah ke rubrik tersebut. 

Sebagai sesama pejuang tinta, kita sudah pernah berada di posisi pemula. Masih buta segala sesuatu tentang cara kirim ke sebuah media, misalnya. Baiknya, kita berikan solusi tanya dengan sebuah jawaban ataupun sharing. Dengan memudahkan urusan orang lain sesungguhnya kita telah mempermudah urusan kita sendiri. 

Bila naskah Sahabat tersebut dimuat, itu artinya kita telah ikut berkontribusi menjadi jalan salah satu rezeki orang lain. Hal ini pun merupakan salah satu sifat mulia. Maka jika ada Sahabat yang menanyai saya, daripada sibuk menjawab satu per satu, maka saya buat saja satu postingan di blog. Hasilnya, kunjungan halaman blog saya bertambah dan Sahabat juga mendapatkan manfaat tulisan. Sebuah simbiosis mutualisme, ya, kan? 

Sahabat Khansa, semua perbuatan tergantung niat, ya, kan? Jadi jangan khawatir dengan keputusan untuk memajang karya di sosial media. Siapa sangka postingan itu kelak akan menjadi salah satu amal jariah yang tiada putus bagi kita. Semangat berkarya dan menebar manfaat (*) 

Gegara Mobile Banking dimuat di Rubrik Ah Tenane Harian Solopos

Gegara Mobile Banking dimuat di Rubrik Ah Tenane Harian Solopos edisi Rabu, 21 Oktober 2020 - Alhamdulillah. Kembali bisa menorehkan jejak karya di rubrik Ah Tenane Harian Solopos edisi edisi Rabu, 21 Oktober 2020.

Naskah ini dikirim pada Kamis, 15 Oktober 2020.

Bagi Sahabat yang ingin mengirim karya ke rubrik ini bisa lanjut ke postingan berikut. Buat yang ingin kepoin honor pemuatan karya yang akan masuk ke nomor rekening Sahabat, bisa mampir ke postingan honor.

Mari menulis!

Harian Solopos edisi Rabu, 21 Oktober 2020

Cara Mudah Pindahkan Chat WhatsApp dalam Sekejap

Selasa, 20 Oktober 2020
Cara Mudah Pindahkan Chat WhatsApp dalam SekejapPernah mau ini dan mau itu tapi dirasa sulit tercapai? Saran saya, coba cek lagi niat awal yang kita pasang. Apakah kemauan itu hanya sekadar mau? Apakah kemauan itu sudah disangga oleh kesungguhan? Jika jawabnya masih sekadar kata mau, maka sangat wajar jika keinginan itu belum tercapai. 


Contohnya adalah aktivitas literasi yang saya jalani hari ini.

Pengalaman Menjemput Impian: Honda Beat CBS-ISS 2020

Senin, 19 Oktober 2020

 Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.

Alhamdullillah, satu dari cerita cita kembali menjemput nyata. Setelah menunggu dan bersabar lebih kurang satu tahun, saya bisa menjemput sepeda motor idaman. 


Kabar Bahagia Datang dan Pergi Silih Berganti

Minggu, 18 Oktober 2020

 Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.


Alhamdulillah, kabar bahagia hari ini kembali menyapa. Setelah sebelumnya pernah memenangkan lomba menulis puisi, hari ini saya mendapatkan notif bahwa tulisan saya di blog mendapatkan predikat terbaik. Seperti dalam kompetisi sebelumnya, hanya ada satu pemenang dalam kompetisi ini. Ya, saya adalah pembelajar yang tiada henti mencuri informasi. Hahaha. Saking pengennya menang ya harus banyak curi ilmu, ya, kan? Belajar dari karya pemenang sebelumnya dan berusaha lebih baik lagi tentunya.

Amanah Bukan Beban, Begini Tip Kuat Terima Amanah

Sabtu, 17 Oktober 2020

Amanah Bukan BebanPernah diberikan amanah? Amanah itu adalah sesuatu yang dipercayakan kepada kita. Entah berupa benda ataupun tak benda, misal lisan. Kadang kita diminta oleh seseorang setelah ia menceritakan sesuatu pada kita. "Janji, ya."

Ulasan Cerpen Jabat Tangan Lima Puluh Juta di Blog Ngodop

Jumat, 16 Oktober 2020

Ulasan Cerpen Jabat Tangan Lima Puluh Juta di Blog NgodopAlhamdulillah, memasuki pekan ketujuh di ODOP Batch 8 dan saya masih sanggup bertahan. Seingat saya, hanya ada satu hari berutang di program ini dan utang tersebut sudah dibayar tunai 😁


Tantangan di pekan ketujuh ini adalah mengulas salah satu cerpen yang ada di blog ODOP. Dari barisan judul yang memukau, saya memilih satu cerpen dengan judul menarik Jabat Tangan Lima Puluh Juta 

Motivasi dari Komunitas

Kamis, 15 Oktober 2020
Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.

Belajar di komunitas itu seru, lo. Saya udah buktikan. Ceritanya, saya kan tergabung dalam grup odop. Masih tahap awal, sih. Masih proses seleksi administrasi. Masih berlaku one day one post alias satu hari satu postingan. Setiap hari wajib posting kalau nggak mau ditendang dari kompetisi. Apakah kejam? Nggak dong. Salah satu tujuannya adalah agar kita konsisten menulis.

Saya pikir nulis di program ini bakal keterusan setelah kompetisi. Saya jelas khawatir. Jujur saya kesulitan membagi waktu karena saat ini saya sedang punya proyek menulis buku dan beberapa kelas daring. Saya keteteran. Duh, jangan ditiru, ya. 

Saya pun curcol dengan pungawa odop. Berharap dapat motivasi agar terus bertahan. Tak disangka, saya malah dapat tawaran ODOP di salah satu devisi kalau sanggup bertahan sampai lulus. Wah, jadi semangat.

Semangat berkomunitas, ya, Sahabat Khansa 😊 

Cara Mudah Ubah Url Postingan Blogspot Agar Tidak Terpotong

Rabu, 14 Oktober 2020
Cara Mudah Ubah Url Postingan Blogspot Agar Tidak Terpotong - Berkomunitas itu sangat bermanfaat, lo. Saya merasakan pengalaman itu kemarin. Saat saya ingin membuat postingan blog Cara Mengirim Tulisan ke Rubrik Terjadi Sungguh-Sungguh Harian Merapi di mana saya ingin sekali belajar bagaimana agar url postingan tersebut tidak terpotong. Buat Sahabat yang menggunakan blogpot di blognya pasti mengetahui jika url postingan kita dibatasi oleh blogspot dengan permalink otomatisnya.

Saya sempat bingung bagaimana cara mengubahnya. Karena pengalaman saya jika menulis url blog selalu terpotong. Malah kata kunci dari postingan tersebut hilang.

Hal ini tentu saja membuat link itu tampak tak elok. Walaupun tetap bisa dishare di sosial media dan dinikmati pembaca.

Namun, ketika saya belajar lebih dalam tentang blog, ternyata url yang tidak lengkap ini berpengaruh pada SEO.

Buat teman-teman yang punya masalah serupa, ini tip yang bekerja dengan baik, lo. Semoga membantu 😊

  1. Postingan lama dikembalikan ke draft;
  2. Setelah itu, ubah permalink otomatis menjadi permalink khusus. Mulailah mengedit url sesuai keinginan (pastikan panjang url maksimal 75 karakter);
  3. Setelah itu kembali ke halaman postingan. Lalu publikasikan;
  4. Cek url apakah sudah dapat diakses atau belum. Caranya, klik judul.

Nah, demikian caranya, Sahabat. Cukup gampang, kan? Selamat mencoba, ya.

Cara Kirim Tulisan Terjadi Sungguh-Sungguh Harian Merapi

Selasa, 13 Oktober 2020
Cara Kirim Tulisan Terjadi Sungguh-Sungguh Harian Merapi - Bagaimana kabar menulisnya? Masih semangat? Harus semangat terus, dong, ya. Alhamdulillah, lagi dan lagi Allah SWT beri kejutan manis saat semangat menulis agak meredup di tengah rutinitas yang berbaris.

Kali ini tulisan ringan saya dimuat di Harian Merapi di rubrik Terjadi Sungguh-Sungguh (TSS) Harian Merapi. Tabungan naskah saya yang dimuat di rubrik ini masih empat. Lebih banyak naskah yang melayang ke kotak sampah email redaksi kayaknya. Kecewa, sih. Tapi, saya jadi kebal kalau naskah tak dimuat. Malah saya jadi belajar dari tulisan yang dimuat di sana. Bagaimana penulis meramu cerita sederhana dan menjadi pilihan redaksi.

terjadi sungguh sungguh adalah rubrik

Bagi Sahabat yang ingin mengirimkan naskah ke rubrik ini, boleh simak ketentuan berikut:

  1. Menurut pengalaman dan pantauan saya, tulisan yang tayang di rubrik ini ditulis tak lebih dari 100 kata;
  2. Ketik naskah tersebut di badan surel ataupun berupa lampiran;
  3. Sertakan nama, alamat lengkap, nomor kontak, dan nomor rekening di akhir naskah;
  4. Kirim ke alamat surel : koranmerapi@gmail.com
    Update: Alamat surel terbaru rubrik ini adalah harianmerapi@gmail.com
Yang Perlu Diketahui Sebelum Mengirim Tulisan ke Rubrik Terjadi Sungguh-Sungguh Harian Merapi

Tidak ada pemberitahuan dimuat atau tidaknya naskah, ya. Jadi sering-sering saja mengecek di Harian Merapi (sekarang hanya bisa dicek pada edisi cetak). Masa tunggu naskah juga tidak ada ketentuan. Naskah terbaru saya yang dimuat, dikirim pada 16 September 2020 dan dimuat pada 13 Oktober 2020.

Rubrik Terjadi Sungguh-Sungguh Harian Merapi tayang setiap hari, kecuali hari libur/besar. Jadi kans untuk dimuat terbuka besar dan tentu saja persaingan cukup tinggi karena tulisan singkat dan ide unik menarik dipunyai setiap orang. Namun, jangan patah semangat. Karena jalan rezeki itu misterius, lo! Selamat mengirim dan menebar karya. (*)

Cara Terbaru Upgrade ke GoPay Plus

Senin, 12 Oktober 2020

Cara Terbaru Upgrade ke GoPay PlusAlhamdulillah, lagi-lagi saya mendapatkan kesempatan untuk memenangkan event di website yang mana saya tergabung menjadi kontributor di dalamnya. Tak hanya seru, event ini juga melatih kepekaan para peserta terhadap tema yang menjadi tantangan. 

Copy Writing Bikin Closing di Ending

Minggu, 11 Oktober 2020

Copy Writing Bikin Closing di Ending - “Selamat sore, Kak. Perkenalkan saya … dari Kota X ingin menawarkan Kakak produk kami yang sedang hits. Jika ingin memesan, silakan kontak nomor hape sekian sekian.” 

Pernah enggak, sih, Sahabat disambangi pesan seperti ini? Sangat amat menyebalkan, ya? Membuat penuh space kotak pesan saja. 

Mengoptimalkan Peluang Dunia Blog Bersama IM3 Ooredoo X IIDN

Sabtu, 10 Oktober 2020

Mengoptimalkan Peluang Dunia Blog Bersama IM3 Ooredoo X IIDN -
 
“Kak, boleh minta info kirim naskah ke media X?” tanya seseorang via pesan facebook

Sambil tersenyum bangga saya membaca isi pesan itu. Saya bahagia karena ternyata tulisan saya yang tayang di sebuah media cetak ternama itu mendapatkan perhatian dan mengundang kekepoan. Lalu dengan penuh semangat saya membalas pesan itu. Hingga menghabiskan banyak waktu untuk menjawab sedetail mungkin. 

Jangan Menduga, Serahkan Pada Ahlinya

Jumat, 09 Oktober 2020
Suatu ketika Rei merasakan keanehan terjadi pada dirinya. Hidangan sahur terasa tak mampu mengantarkan kenyang. Ia merasa seolah-olah ada benda asing yang bergerak di sekitar anusnya. Apakah ia terkena kremian? Hiii, membayangkannya saja Rei sudah ngeri. 

Rei tetap melanjutkan berpuasa pada hari itu. Puasa di tanggal 10 Muharram. Rasa gatal yang mula-mula mampu diabaikan saat sahur tadi perlahan mulai mengusik aktivitas. Rei lalu berinisiatif membeli obat yang mampu menghancurkan tubuh hewan lunak itu, tidak hanya sekadar mengeluarkannya dari dalam tubuh. 

Setelah mencari informasi dari sana sini, Rei mendapatkan satu merk obat. Apa yang terjadi? Obat telah dikonsumsi namun tidak memberikan efek sebagaimana yang diinginkan. Rei benar-benar kecewa. Rasa gatal tetap menyiksa sepanjang hari. 

Oleh sang ibu, Rei diajak berobat ke seorang dokter spesialis. Setelah diperiksa, Rei terkena penyakit jamur di dalam dubur, bukan kremian. Kata sang dokter, mungkin Rei kurang menjaga kebersihan. 

Rei lega karena vonis dokter tidak mengatakan ia terkena penyakit membahayakan. Pelajaran penting yang Rei dapatkan adalah untuk menyerahkan sebuah masalah pada ahlinya, bukan mengarang pendapat pribadi yang belum tentu kebenarannya. (*)

Pelajaran Penting dari Kelas Daring

Kamis, 08 Oktober 2020
Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.

Malam ini saya dapat ilmu baru lagi dari sebuah kelas daring. Kelas daring ini merupakan kelas bergizi tinggi karena mambahas tentang blog. Ternyata banyak ilmu ngeblog yang buat saya melongo. Baru tahu betapa kudetnya saya selama ini. 

1. Tak Ada Kata Terlambat

Jadi Pribadi yang Berani Mencoba

Rabu, 07 Oktober 2020

Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.

Jika ditanya mengapa mampu bertahan sampai hari ini di ODOP Batch 8, saya hanya bisa bilang semua karena berani mencoba.

Hampir setiap minggu saya merasa patah arang berkali kali. Merasa kehilangan semangat diri mengikuti kompetisi. Apa udahan aja? Cukup sampai di sini saja? 

Pertanyaan ini kerap hadir. 

Cara Menjadi Kontributor Risalah Misteri

Selasa, 06 Oktober 2020

Cara Menjadi Kontributor Risalah Misteri Apakah Sahabat adalah salah seorang penggemar cerita misteri? Cerita mencekam nan mendebarkan yang mampu membuat kita insomnia seketika. 


Bila iya, maka info yang akan saya bagikan ini akan sangat bermanfaat tentunya. Uji nyali tidak hanya saat menceritakan kisah misteri ala kita tapi juga uji nyali menghadapi lawan kompetisi.


Nah, sebelum Sahabat mengirim artikel cerita misteri, tentunya harus bergabung dahulu menjadi kontributor. Hanya peserta yang telah terdaftar di website Risalah Misteri yang dapat mengikuti kompetisi ini. 


Bagaimana cara bergabung dengan Risalah Misteri? Berikut ulasannya, ya:
  1. Buka laman website Risalah Misteri
  2. Pada pojok kanan atas web, klik menu REGISTER
  3. Selanjutnya, Sahabat harus mengisi alamat email, password, username, nama lengkap, nomor telepon, dan foto
  4. Klik DAFTAR SEKARANG
Selamat! Sangat mudah, ya, kan?

Kini Sahabat sudah punya akun di Risalah Misteri. Keuntungan lainnya, Sahabat boleh mengirim cerita misteri dan novel. Web bernuansa gelap ini juga kerap mengadakan tantangan menulis kepada para anggota. 


Seperti dahulu ada event resensi novel misteri. Tak tanggung-tanggung. Ulasan terbaik dihadiahi saldo GoPay Rp 250.000. 


Oke, cukup sekian info misteri hari ini, ya. Pastikan Sahabat ikutan untuk menikmati keseruan suasana mencekam plus serangan GoPay yang menghampiri jika memenangkan kompetisi. (*)

Kalah dan Menang, It's Okay To Not Be Okay

Senin, 05 Oktober 2020
Kalah dan Menang, It's Okay To Not Be Okay - Sahabat Khansa, pada postingan kali ini saya akan membahas tentang kalah dan menang. Mungkin biasanya orang akan membahas tentang menang dan kalah tetapi saya memilih untuk membahas kalah dan menang. Mengapa? Karena saya sadari kebanyakan dari kita lebih pasti menerima kemenangan, tapi jarang yang siap untuk menerima kekalahan. Apakah itu sebuah kesalahan? Enggak, dong. Manusiawi, kok. 

It's Okay To Not Be Okay

Oh, ya, Sahabat, hari ini saya mendapatkan dua berita.

Jangan Tumbang oleh Kritikan

Minggu, 04 Oktober 2020
Assalamu’alaikum, Sahabat Khansa 

Kita tak dapat memungkiri bahwa pujian adalah sesuatu yang membahagiakan. Tentu senang dan bahagia saat karya kita mendapat apresiasi. Sebagai contoh, naskah cerpen yang kita pajang di blog ataupun platform online mendapat tanda suka dan komentar baik. Istilahnya, telinga kita berdiri karena pujian itu. 


Namun, begitu ada satu tanda tidak suka dan komentar yang kurang berkenan,

Cabut Komedo Sampai ke Akar, Nomor 3 Paling Ampuh!

Jumat, 02 Oktober 2020

Cabut Komedo Sampai ke Akar, Nomor 3 Paling Ampuh! - Pernahkah saat bercermin dan mendapati kulit wajah timbul bintik hitam atau putih? Pernahkan saat memegang wajah terasa kasar seperti jalanan berpasir? Itu berarti wajah Sahabat tengah menjadi tempat favorit keluarga komedo. Duh, nggak banget, nih, ya.

Komedo adalah benjolan kecil atau bisa juga tanpa benjolan yang muncul di pori-pori kulit. Saat terkena infeksi, benjolan tersebut bisa berubah menjadi jerawat. Tahukah Sahabat, keluarga komedo ini tidak hanya menyukai wajah sebagai tempat tinggalnya, mereka juga suka tumbuh di dada, bahu, lengan, atau punggung.

masker komedo ampuh untuk jerawat

Nah, Sahabat Khansa, daripada saya simpan sendirian, saya bagikan 3 tip cabut komedo sampai ke akar ala saya. Alhamdulillah, komedo saya yang berjenis putih terangkat segera setelah menerapkan 3 tip ampuh ini.

3 Tips Ampuh Cabut Komedo Sampai ke Akar


Rajin cuci muka


Yang pertama tentu saja rajin cuci muka, ya. Setelah beraktivitas seharian di luar rumah, tentu banyak debu dan kotoran yang ikutan nempel di wajah. Sesampainya di rumah, dengan alasan letih, seringkali kita langsung memutuskan untuk rebahan dan akhirnya tertidur. Apa yang terjadi? Tentu saja wajah penuh bakteri ini menjadi lahan yang empuk bagi pertumbuhan si komedo. So, jangan lupa bersihkan wajah, ya, Sahabat. Terutama setelah menjalankan aktivitas di luar rumah.

Konsumsi makanan sehat


Konsumsi makanan yang sehat tentu dapat membuat tubuh sehat. Dengan begitu maka tubuh akan cepat merespon benda asing yang mulai menyerang tubuh. Seperti di penjelasan awal, bahwa komedo yang terinfeksi bisa berubah menjadi jerawat. Maka, daya tahan tubuh yang kuat melalui konsumsi makanan sehat bisa menghindari komedo terinfeksi.

Pakai masker gelatin komedo


Nah, ini adalah produk skincare yang menjadi andalan saya untuk mengempaskan si komedo. Gelatin adalah bahan dasar makanan yang saat ini populer untuk produk kecantikan. Gelatin berbahan dasar protein kolagen yang berasal dari hewan, baik dari tulang atau tulang rawan serta kulit.

Cara Menghilangkan Komedo dengan Masker Gelatin Komedo


Sediakan bahan:

1 sendok teh bubuk gelatin
2 atau 3 sendok teh air panas, jangan terlalu banyak nanti tidak kental

Cara Membuat Masker Gelatin Komedo


Campurkan 1 sendok teh bubuk gelatin dengan 2 atau 3 sendok teh air panas. Aduk rata adonan masker gelatin komedo tersebut sampai rata dan berbentuk pasta. Setelah itu masker gelatin komedo siap digunakan.

Masker gelatin komedo bisa langsung diaplikasikan pada wajah. Hindari daerah sekitar mata dan alis, ya. Sebaiknya, aplikasikan agak tebal, supaya benar-benar mengangkat komedo. Diamkan sekitar 10-15 menit, lalu cabut perlahan.

Saat dicabut mungkin akan terasa sakit. Karena bulu-bulu halus wajah ikut terangkat. Ups!

Demikian tiga tip ampuh cabut komedo hingga ke akar. Oh, ya, jangan pencet komedo, ya, Sahabat. Kebiasaan pencet komedo malah bisa membuat kulit wajah iritasi dan menjadi lahan yang bagus untuk pertumbuhan baru si komedo. (*)

Review Nutrimune, 9 Manfaat Herbal Berkualitas dalam Satu Kemasan

Kamis, 01 Oktober 2020
Review Nutrimune, 9 Manfaat Herbal Berkualitas dalam Satu Kemasan - Situasi saat ini memaksa kita untuk lebih waspada terhadap menjaga kondisi tubuh, ya, Sahabat. Banyak virus bertebaran membuat tubuh rentan penyakit. Oleh sebab itu, kita tentu berupaya semaksimal mungkin meningkatkan imun tubuh. Virus ada di sekitar, tapi tidak semua virus mampu melumpuhkan tubuh, tentu saja tubuh dengan kondisi imun yang baik.

Meningkatkan Imunitas Tubuh
Bagaimana cara mendapatkan imun tubuh yang baik? Tentu pertanyaan sederhana ini berdampak sangat besar untuk kesehatan kita. Berikut 3 tip sederhana untuk meningkatkan imunitas tubuh:

1. Kelola Stres Semaksimal Mungkin
Sahabat Khansa, menurut KBBI, stres adalah gangguan atau kekacauan mental dan emosional yang disebabkan oleh faktor luar; ketegangan. Tak dapat dipungkiri aktivitas sehari-hari sangan mungkin membuat kita terpapar dengan stres. Stres bukanlah penyakit, tetapi bisa jadi menjadi awal cikal bakal terjadinya penyakit.

Saat stres, kebanyakan orang akan makan terlalu banyak hingga meningkatkan kemungkinan meningkatkan Kadar Gula Darah (KGD). Kondisi meningkatknya KGD dapat membuat timbulnya penyakit diabetes. Wah, mengerikan, ya. Bagi sebagian orang lain bisa jadi merokok untuk membuat stres berkurang. Tentu kita semua sudah mengetahui bahwa merokok itu tidak baik bagi kesehatan.

2. Jadikan Hobi Sebagai Terapi
Menurut KBBI, hobi adalah kegemaran, kesenangan istimewa pada waktu senggang, bukan pekerjaan utama. Nah, selama pandemi kita menghabiskan lebih banyak waktu di rumah. Setelah menjalankan aktivitas utama, saatnya bersenang-senang dengan hobi. Bagi yang hobi berkebun, silakan cek tanaman di kebun belakang. Mungkin mereka sedikit terabaikan oleh kesibukan kita sebelum pandemi.

Jadikan aktivitas hobi sebagai sarana bersenang-senang. Saat hati senang, hormon yang dihasilkan tubuh akan meningkatkan imunitas.

3. Konsumsi Suplemen Herbal
Konsumsi herbal sangat baik bagi kesehatan. Tentunya cek dan ricek produk herbal tersebut sebelum Sahabat memutuskan untuk mengonsumsinya, ya. Salah satu produk herbal yang bisa menjadi pilihan adalah Nutrimune.

sumber: Telegram Grup DP Nutrimune

Nutrimune adalah jus kesehatan yang mengandung 9 herbal berkualitas, yaitu:

1. Temulawak
2. Jambu Merah
3. Jahe Merah
4. Kunyit
5. Madu
6. Lemon
7. Serai
8. Daun Kelor
9. Kayu Manis

Nutrimune Bisa Dikonsumsi Segala Usia
Insya Allah bisa dikonsumsi semua usia, tetapi tetap saja sesuai aturan, ya. Segala sesuatu yang berlebihan itu tentu tidak berdampak baik. Minum Nutrimune pada pagi dan malam hari untuk efek yang lebih baik. Cukup 2 sendok makan yang bisa diminum langsung atau dicampur air hangat.

Meningkatkan daya tahan tubuh dengan konsumsi suplemen herbal memang kerap digunakan sebagai cara alternatif untuk sehat. Ini karena banyak juga yang berhasil dengan cara tradisional ketimbang cara medis. Tak heran jika banyak yang mencoba beralih ke cara alternatif karena kandungan alami bahannya. Bahan alami tentu minim efek samping, ya, kan, Sahabat?

Konsumsi suplemen herbal lebih diminati. Efek obatnya langsung hingga ke akar penyebabnya. Tak hanya berfokus pada menghilangkan penyakit, namun juga untuk meningkatkan sistem imun tubuh.

Nah, Sahabat Khansa, tunggu apa lagi? Bisa banget hubungi Mba Irma Anggraini Adi (WA: 0858 6430 6210) untuk info pemesanan produk herbal jempolan ini.

Nutrimune, Nutrition For Immune!