Ulasan Cerpen Jabat Tangan Lima Puluh Juta di Blog Ngodop

Jumat, 16 Oktober 2020

Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.

Alhamdulillah, memasuki pekan ketujuh di ODOP Batch 8 dan saya masih sanggup bertahan. Seingat saya, hanya ada satu hari berutang di program ini dan utang tersebut sudah dibayar tunai 😁

Tantangan di pekan ketujuh ini adalah mengulas salah satu cerpen yang ada di blog ODOP. Dari barisan judul yang memukau, saya memilih satu cerpen dengan judul menarik Jabat Tangan Lima Puluh Juta 

Saat membaca judul saya sungguh kepo dengan jabat tangan yang dilakukan oleh tokoh utama dalam cerpen. Di luar dugaan ternyata cerpen ini punya twist yang membuat saya berdecak. 

Baiklah, karena tugas pekam ini adalah mengulas unsur intrinsik dan ekstrinsik cerpen, maka saya akan membuat ulasan cerpen tersebut dan menghadirkannya kepada Sahabat Khansa.

Berikut ulasannya:

Unsur Intrinsik


1. Tema

Cerpen ini mengangkat tema tentang kehidupan sosial, kesenjangan ala singkong dan keju. 

2. Tokoh

Ada empat orang tokoh dalam cerpen ini, yaitu Erka, Dariyah, anak Dariyah, dan wanita kaya 
Erka digambarkan sebagai tokoh utama yang memiliki watak pelindung, tegas, dan pantang menyerah.
Dariyah adalah dua orang tokoh yang 

Anak Dariyah seorang laki-laki, ceria
Wanita kaya yang bersifat arogan mudah menyesal

3. Latar

Latar meliputi tempat, suasana, atau waktu. Terdapat tiga unsur utama dalam latar yaitu :

Latar tempat cerpen terjadi di sebuah gang sempit di antara bangunan pertokoan pada waktu siang atau sore hari dan suasana yang mencekam karena kehadiran di wanita kaya 

4. Sudut Pandang

Sudut pandang orang ketiga, yaitu menggunakan nama tokoh

5. Alur

Menggunakan alur campuran, yaitu di bagian awal menceritakan klimaks sebuah peristiwa, lalu beranjak ke belakang sebelum peristiwa terjadi lalu terus bergulir ke bagian akhir.

6. Amanat

Bahwa kekayaan dan harta tak selamanya membuat bahagia.Ketenangan yang terbalut oleh serba kekurangan membuat kita harus lebih banyak bersyukur.


Unsur Ekstrinsik

1. Latar Belakang Masyarakat

Masyarakan yang hidup dalam lingkungan berkecukupan versus masyarakat yang serba kekurangan

2. Latar Belakang Pengarang

Pengarang tinggal di Nganjuk, Jawa Timur.

3. Situasi/Keadaan Masyarakat

Cerpen ini menggambarkan situasi masyarakat yang relevan saat ini. Seorang dengan kehidupan hedonis merasa menyesali apa yang telah ia dilakukan. Ia ingin kembali menemukan ketenangan setelah menyadari bahwa harta hanya sebuah ambisi.


Demikian ulasan cerpen Jabat Tangan Lima Puluh Juta. Semoga bermanfaat, ya. Sahabat Khansa bisa klik link atas untuk membaca cerpen sarat amanat ini. (KS) 

Be First to Post Comment !
Posting Komentar

Terima kasih buat kunjungannya. Semoga menginspirasi.
Silakan tinggalkan komentar di bawah postingan ini.

Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9