Lomba Blog Cermati.com

Senin, 20 Juli 2015
Memasuki Hari Raya Lebaran, umat muslim dipertemukan kembali oleh bulan Ramadhan yang penuh berkah. Dalam bulan Ramadhan inilah umat muslim berlomba-lomba mengumpulkan segala amal baik, Selain itu tentunya setiap orang yang menjalankan ibadah puasa memiliki tujuan masing-masing untuk meraih kemenangannya di hari Lebaran. 

Banyak cara bagi masyarakat Indonesia dalam merayakan kemenangannya seperti dapat berkumpulnya dengan keluarga besar, membeli pakaian dan kendaraan baru, atau bersedekah lebih banyak dibanding biasanya. Nah, segala tujuan tersebut dapat direncanakan dengan baik dari awal dimulainya bulan puasa. Kita punya waktu kurang lebih 1 bulan untuk mempersiapkannya semua impian yang ingin dicapai saat hari raya lebaran nanti.

Cermati.com mengajak kamu untuk membuat sebuah resolusi keuangan yang dapat kamu lakukan menjelang lebaran tahun ini. Hal ini bertujuan untuk mengatur keuangan kamu sedemikian rupa sehingga apa yang kamu impikan pada lebaran tahun ini dapat tercapai. Resolusi ini dapat kamu tuangkan dalam sebuah tulisan lomba blog #ResolusiLebaranKu.

Lomba Blog Resolusi Lebaranku bersama Cermati.com


Periode Lomba blog:
Pendaftaran tulisan 18 juni – 25 juli 2015*
Penjurian 26-30 juli 2015
Pengumuman pemenang 31 juli 2015
*diperpanjang 2 minggu

Syarat dan Ketentuan:
  1. Setiap peserta membuat tulisan dengan tema "Resolusi LebaranKu" di blog masing-masing. Tulisan menyangkut resolusi yang akan kamu lakukan dalam mengatur keuangan menjelang lebaran tahun ini, dan bagaimana produk di Cermati bisa membantu kamu dalam melakukan resolusi lebaran.
  2. Panjang tulisan minimal 500 kata maksimal 800 kata, dan bukan hasil copy paste dari tulisan orang lain.
  3. Satu blogger satu entry. Tulisan tidak mengandung unsur SARA, pornografi, diskriminasi, atau mendiskreditkan pihak tertentu.
  4. Tulisan dipublikasikan di blog pribadi, platform bebas (blogdetik, blogspot, wordpress, tumblr, dll).
Kewajiban Peserta:
  1. Setiap peserta lomba blog wajib follow akun Twitter @cermati_ID dan like fanpage Facebook Cermati.
  2. Memberikan link aktif ke www.cermati.com dengan kata yang relevan.
  3. Wajib share URL tulisan lomba di berbagai sosial media yang kamu punya, mention @Cermati_ID gunakan hashtag #ResolusiLebaranKu
  4. Mengisi formulir pendaftaran.
  5. Wajib memasang banner lomba pada sidebar blog dengan menyalin kode HTML dibawah ini. <center><a href="https://www.cermati.com/pages/lomba-blog-resolusi-lebaranku" target="_blank"><img alt="Lomba Blog Resolusi Lebaran" src="http://s2.postimg.org/eagumify1/resolusi_lebaran.jpg" title="Lomba Blog Resolusi Lebaran" /></a></center>
TIGA PEMENANG UTAMA akan mendapatkan : 1. Uang Tunai 2000.000, 2. Uang Tunai 1000.000 dan 3. Uang Tunai 500.000

Kami tunggu ya tulisan resolusi lebaran kamu, Semoga kamu beruntung menjadi salah satu pemenangnya ya!

Untuk pendaftaran tulisan, silakan klik link:
https://www.cermati.com/pages/lomba-blog-resolusi-lebaranku

Perjuangan Hidupmu Inspirasiku

Minggu, 19 Juli 2015

Judul                : Antologi Cerpen Perjuangan Hidupmu Inspirasiku
Penulis             : Sahabat GP
Cetakan           : Pertama, Agustus 2013
Editor              : Sinar Yunita dan Widia Aslima
Setting dan Layout : Goresan Pena Publishing
Desain Sampul : Fransisca Rina Milansi
ISBN               : 978-927-0093-66-0
Harga               : Rp. 41.000
Penulis             : Rp. 36.900

Untuk pemesanan ketik PHI_NAMA_ALAMAT_JUMLAH kirim ke 085 221 422 416 atau inbox ke FB Capten Iwan Wungkul

Kontributor :
Doni A, Duayu Al Farabi, Aifia A. Rahmah, Tri Oktiana, Nanna Novita, Ferry Willi, Eni NN, Bunda Umy, Nenny Makmun, Desih Sukaesih, Buk Nung, Zulfa Rahmatina, Musa Annisa, Novy Noorhayati Syafida, Vysel Arina, Melianaa Prasetyo, Tiwtiw, DG.Kumarsana, Julia Hartini, Anna El Uswa, Nafi’atul Aizazah, Okta Hebat, Mahdi Rahmadhani, Venty Ayu Ningrum, Kans' Zein Basry, M. Lefand, A.Zidny, Tyssa Kurniaty, Aji Sutrisno, Jay Wijayanti, Bilqis Anisah, Yuan Yunita, De Chieka, Matin Aqila Al Fattah, Rayyandina Amaliya, Tiartha, N. Kirana, Welly Eka S., Siti Khumairah, Nelly Nezza, Rusdi El Umar, Anna M.U., Dedek Suhendar, Rivi Ririz, Titi Haryati Abbas, Tri Ratna Rachmawati, Frans Muliardi Sitanggang, Pratama Ramadhan, Maftuhatus Sa'diyah, Ardini N W, Farida Sundari, Wiwied Fransiska, Marita Ningtyas, Gitta Yoon, Rohyuli, Nazri Z. Syah Nazar, Karunia Sylviany Sambas, Zulzilah Arth, Bagas Satriawan, Ernita Lusiana, Lusi Tri Jayanti, Asih Putri Utami, Wardatun Nabilah, Nia Lestari, Athani, Lintar, Fatimah Mardiana, Bidha Nuriskha, Farida Sundari, Suherlinda, Sri Juli Astuti, Zada El-Zada Qolbi

Indah Dalam Rahasia-Nya


Judul Buku : Indah Dalam Rahasia-Nya 
Penerbit : Asrifa
Penulis : Wien, dkk.
Desain Cover : Tim Creator Asrifa
Editor : A. Zaenal Muttaqin
Ukuran Kertas : 13x19 cm; 186 hlm.
ISBN : 978-602-14127-0-1
Harga : Rp. 48.000 Belum termasuk ongkos kirim (khusus kontributor Rp. 44.000 setiap pembelian, belum termasuk ongkos kirim)

Pemesanan :

SMS ke No.Hp: 085624070744 atau via inbox fb : Penerbit Asrifa

Dengan format : Nama_Alamat Lengkap_Nomor HP_Jumlah Pemesanan_Judul Buku

Sinopsis :

Menjalani status sebagai wanita memang gampang-gampang susah. Kita perlu belajar banyak agar dapat mengetahui peran, tugas serta tanggung jawab. Kita juga perlu bersabar karena jalan kehidupan itu tak selamanya mulus sesuai keinginan.

Yah! inilah kehidupan. Ada tawa, ada sedih, ada duka, ada suka, yang semuanya itu sudah terangkum dalam memori kita berubah rupa menjadi pengalaman yang berharga. Sahabat-sahabatku, berawal dari sebuah ide sederhana, ingin menjejakkan berbagai hikmah dari pengalaman inilah, buku ini hadir. Buku yang berisi tentang cerita-cerita dari potret kehidupan seorang wanita, tentang perasaannya, keinginannya, perjuangan, cinta, kasih sayang, ketulusan dan pengorbanannya. Semuanya hadir mengisi dan saling melengkapi, menciptakan simfoni rasa dalam kata.

Buku ini murni ditulis oleh para penulis wanita. Sehingga bisa dibaca oleh siapa pun yang memang ingin lebih memahami perihal kehidupan wanita itu seperti apa, atau untuk mengambil hikmah pembelajaran dari rekam jejak pena kehidupan.

Teruntuk sahabat Annisa kupersembahkan rekam jejak-jejak pena yang terangkai dari hikmah-hikmah kehidupan seorang wanita. Tersenyumlah! Karena hidup itu indah, seindah senyumanmu.

TIM PENULIS (Annisa Writers) :

Kunti Zakiyah ∣ Mushallina ∣ Gemintang Halimatussa’diah ∣ Zulfa Rahmatina ∣ Yeyen Janatul I’liyin ∣ Putri An-Nissa Nailathul Izzah ∣ Isna Imroatuz Zakiyati ∣ Cahaya Bintang ∣ Desih sukaesih ∣ Ardini Novi Wijaya ∣ Astry Aulia ∣ Rabiatul Adawiyah ∣ Eryka Syams ∣ Nenny Makmun ∣ Ghina Shafirah ∣ Ika Deka ∣ Nurul Al’amri ∣ Arinda Shafa ∣ Karunia Sylviany Sambas ∣ Lita Maisyarah Dechy ∣ Maftuhatus Sa’diyah ∣ Mutia Rafif ∣ Kholifaturokhma ∣ Nurul Hikmatul Fatimah ∣ Sri Surya Ningsih ∣ Vie Devh ∣ Rosaria Indah ∣ Uswatun Hasanah ∣ Cipta Atnira ∣ Fitriawati ∣ Nurfadhilah Bahar ∣ Nurul Azizah Widyanastuti ∣ Ratna Juwita ∣ RD Utami ∣ Reni Agustini ∣ Ria Hidayah ∣ Rizki Amalia Sari Okta ∣ Santi Novatria ∣ Siti Khumairah ∣ Ula Farihah Wildan ∣ Vita Ayu Kusuma Dewi ∣ Zatul Omaira ∣ Yeni Herlinda ∣ Suratun Almaidah ∣ Nurita Wahyuni ∣ Rivi Uly Diah Rizky ∣

Antologi FF dan Puisi My Love Dreams


Judul : My Love Dreams
Penulis : Tri Oktiana, Nur Hanifah, dkk 
Penerbit : Soega Publishing
Tebal : 140 halaman
Ukuran : 14x20 cm
ISBN : 978-602-7896-07-9
Harga : 34.200,- (belum ongkir)


SINOPSIS

Pangeranku, adakah cinta seindah bianglala selepas hujan? Yang biasnya melengkung mewarnai langit? Inginku terbang ke negeri khayalan. Membuat anganku tuk bersamamu nyata. Kita bersama. Merajut kisah sederhana menjadi untaian makna.
(Cuplikan FF : Titian, Dean, dan Cinta dalam Diam)

Kekasih,
Butiran hujan yang jatuh selayak mutiara Terbungkus rapi dalam kado asa
Untuk kau buka jiwa saatnya tiba
Andai mampu kusibak jendela masa
(Cuplikan Puisi : Kekasih)


Kontributor :

Achmad A. Arifin | Arinda Shafa | Azkia Azzakiyah | Dikpa Sativa | Fris Casanty | Gemintang Halimatussa’diah | Hasan Asyhari | Ika Hikma | Mia Mutiara | Muhrodin | Mutiq Jujazki | Naelil | Nahlatul Azhar | Nimas Masrullail | Nitha Ayesha | NuraRisala Kerinduan | Ocha Thalib | Puji Dandelion | Puput Pujiastuti | Ria Hidayah | Ririn Arums | Sunarti | Tri Oktiana | Ubaidil Fithri | Wina Hasanah | Adhie Soeksma Diraga | Ahmad Teguh Fahruki | Akbar Zidny | Alvy N. Dina | Andik Chefasa | Arien Salsabiila | Bunda Mulyani | Efa Efendi | Elisa Koraag | Erni Purwanti | Evy Novyanti | Goes Abdullah | Guntoro | Hany Choirinita | Ilyas Tanbeg | Karunia Sylviany Sambas | Latifatul Khasanahcut | Leli Erwinda | Nazlah Khairina | Nenny Makmun | Novy Noorhayati Syahfida | Rena Atmaja | Rifqi Syahbana | Sandi Iswahyudi | Selita Putri | Tomy M Saragih | Urai Rizki Abri N

Jika Jodoh Belum Kunjung Datang


Judul : Jika Jodoh Belum Kunjung Datang
Penulis : Annisa Writer's
ISBN : 978-602-14327-2-5

“Tema Cinta” memang hampir selalu menarik untuk diceritakan atau dituliskan. Karena memang secara fitrah manusia dianugrahi perasaan indah ini. “Cinta” terkadang juga menjadi rasa yang dinanti, yang dirindui, seperti dalam buku ini. Ketika seseorang menantikan seseorang yang akan mencintainya, yang akan dicintainya. Ketika seseorang menantikan jodohnya, cinta sejatinya. Lalu bagaimana mengelola hati, jiwa kita dalam masa penantian ini? Haruskah bersedih atau sebaliknya tersenyum meski penantian belum kunjung datang.

Buku Jika Jodoh Belum kunjung Datang adalah buku ketiga dari para penulis Annisa, yang lahir dari Event II Annisa. Buku yang notabene tulisan ukhti ini merupakan catatan-catatan kecil namun penuh inspirasi dan makna, tentang hati-hati yang bersabar dan sepenuhnya tawwakal ketika jodoh belum kunjung datang, tentang perjuangan untuk selalu berpikir positif akan Jodoh yang belum dipertemukan, tentang pengorbanan ukhti karena ingin meraih cinta suci yang dilandasi cinta karena-Nya bahkan tentang keyakinan bahwa pasti akan indah pada waktunya.

Semuanya hadir bukan saja sebagai curahan hati-hati yang merindu “cinta”, tapi juga sebagai solusi atau cara yang ditempuh agar hati tetap tenang, ikhlas, dan bersabar.

Meski terkadang perjalanan yang ditempuh bertambah panjang, menghadirkan rasa letih dan menyisakan kekecewaan. Maka karena “Cinta-Nya” lah kita harus tetap tegar dan tetap memberikan senyuman pada setiap episode yang kita lalui.

Dalam buku ini juga ada catatan-catatan tentang meraih Cinta-Nya, Cinta teragung dan termulia, Cinta hakiki. Bagaimana belajar mencinta-Nya meski dalam kepahitan hidup sekalipun. Juga ada catatan ukhti tentang mengegola hati agar bisa mengatasi “GALAU” yang terkadang hadir menyapa hari.

TIM PENULIS :
Husna Syifa Ubaidillah, Lela Rahmat, Mafidatul Ilmi, N. Kirana, Nurita Wahyuni, Ratna Juwita, Sabrina ShyaQar, Septi Dewi, Tika Mimosa, Ummu Fawwaaz, Uni Faqoth, Witri Prasetyo Aji, Zuhroh Astie WieAstie, Annalis Azzahra, Ardini N Wijaya, Echa, Happy Muslimah, Kunti Zakiyah, Karunia Sylviany Sambas, Revika Rachmaniar, Sri S. Ningsih, Ratna Juwita, Sabrina ShyaQar, Reni Agustini, N. Kirana, Echa, Karunia Sylviany Sambas, Desih Sukaesih, Welly Eka S

Antologi Cerpen Anak Fabel Cinta Indonesia


Judul : Fabel Cinta Indonesia
Pengarang : Radindra Rahman, dkk
Ukuran : 14 x 20 cm
Tebal : vi + 183 hlm
Harga : 40.000 (belum ongkir)
Pemesanan :

Ketik: CINTA INDONESIA # NAMA LENGKAP # ALAMAT LENGKAP # JUMLAH # NO TELP

Kirim ke : 082 333 53 55 60 / 085 732 631 400

Nanti Anda akan mendapatkan SMS No.Rek dan jumlah yang harus dibayarkan.

Untuk kontributor silakan ditambah # JUDUL NASKAH. Diskon 10%.

Sinopsis

Banyak sekali cerita anak yang beredar untuk pertumbuhan buah hati kita. Begitu juga buku ini yang dibuat khusus putra-putri Anda dengan beragam cerita dalam bentuk fabel. Cerita anak dalam buku ini memuat nilai-nilai yang wajib dimiliki setiap warga Indonesia sebagai karakter bangsa.

Karakter bangsa Indonesia harus ditanamkan sejak dini dan buku ini sangat cocok untuk dibaca oleh putra-putri Anda. Cerita dalam buku yang berbentuk fabel ini terasa tidak menggurui dan mudah dicerna oleh anak-anak.

Adapun 18 nilai dalam pendidikan karakter bangsa tersebut adalah: (1) Religius, (2) Jujur, (3) Toleransi, (4) Disiplin, (5) Kerja Keras, (6) Kreatif, (7) Mandiri, (8) Demokrasi, (9) Rasa Ingin Tahu, (10) Semangat Kebangsaan, (11) Cinta Tanah Air, (12) Menghargai Prestasi, (13) Bersahabat, (14) Cinta Damai, (15) Gemar Membaca, (16) Peduli Lingkungan, (17) Peduli Sosial, dan (18) Tanggung Jawab.

Anda ingin membelikan buku yang bergizi dan mengajarkan karakter bangsa pada anak? Buku ini adalah solusinya.

Tema Nusantara Bertutur Agustus 2015

Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.

Yuk, kita simak tema dongeng Nusantara Bertutur edisi Agustus 2015.
Selamat kirim-kirim, ya. 

Buat yang baru pertama kali kirim, silakan klik Cara Kirim Naskah Cerpen Anak Kompas Klasika Nusantara Bertutur ya! ;)



Cerita Anak Dendang Indah Nada Sastra

Rabu, 15 Juli 2015

#‎EVENT_UNTUK_ANAK‬

Anak-anak adalah intan berharga yang harus diasah sejak awal. Sebagai para penulis muda, selain menyajikan bacaan-bacaan fresh dan segar bagi remaja dan dewasa, mari coba sediakan bacaan sehat untuk anak.

Dalam dua minggu ini kita akan mengadakan event untuk bacaan anak. Yaitu dongeng. Tema yang disediakan:

1. Burung pipit dan boneka sawah
2. Topi-topi kebaikan
3. Burung-burung kertas.
4. Sapu tangan ajaib
5. Kue ajaib
6. Pengorbanan ratu negeri (untuk sebuah musibah kerajaan)

Ketentuan :
1. Dongeng menggunakan bahasa anak-anak yang baku sesuai EYD.
2. Tidak terlalu panjang, antara 500 sampai 700 kata saja kira-kira.
3. Posting di wall Dendang dengan hastag #EVENT_UNTUK_ANAK
4. Masing-masing hanya diijinkan posting satu kali sehari untuk seluruh tema. Bisa mengirim lagi keesokan hari boleh dengan tema sama atau tema yang lain.
5. Ketentuan format judul:
JUDUL : (TULIS DENGAN KAPITAL)
Penulis:
Tema:
6. Batas pengumpulan naskah tanggal 25 Juli 2015 pukul 23.00 WIB
7. Ketentuan wajib! Dongeng adalah karya sendiri dan sama sekali tidak mengandung unsur plagiasi.
8. Dilarang share karya yang disertakan ke wall lain.

Reward :
1. Akan dipilih 12 naskah terbaik untuk diterbitkan menjadi seri Dunia DINS Volume 1-12. Satu buku hanya akan ada satu naskah dengan seri bergambar.
2. Setiap naskah terpilih akan mendapat 2 eksemplar bukti terbit secara gratis.
3. Sertifikat cetak bagi 12 terpilih.
4. Naskah yang tidak terpilih namun memenuhi kriteria bacaan sehat anak akan dibendel dalam antologi seperti biasa.

Event dimulai dari pagi ini 12 Juli 2015 pukul 07.00 WIB.
Mari meramaikan untuk menyajikan bacaan anak-anak di negeri ini! Selamat berkarya!

Sumber info : https://www.facebook.com/groups/392327504254375/permalink/490622001091591/

Hore Libur Telah Tiba di Radar Sampit

Selasa, 14 Juli 2015

Resensi Buku Hore ... Libur Telah Tiba (Hooray ... Holiday is Here) dimuat di Harian Radar Sampit edisi Minggu, 12 Juli 2015

dimuat di Harian Radar Sampit edisi Minggu, 12 Juli 2015


Belajar Matematika Itu Seru dan Menyenangkan
Oleh: Karunia Sylviany Sambas

Judul : Hore ... Libur Telah Tiba (Hooray ... Holiday is Here)
Penulis : Lina Lina
Editor : Tim BHC
Proofreader : Nadia Mardatilla A.
Penerjemah : Dinar Puspasari
Ilustrator : Ade Wawa
Penerbit : Buah Hati
Cetakan : I, Maret 2015
Tebal : 24 halaman
Harga : Rp 35.000
ISBN : 978-602-7652-67-5

Matematika masih acap kali dianggap momok oleh kebanyakan anak. Ternyata, cara memperkenalkan anak pada pelajaran angka-angka ini bisa dibuat menarik.

Lina Lina, sang penulis, menulis seri Fino Senang Matematika + Aktivitas Seru dalam empat seri; Ulang Tahun Fino (Fino’s birthday), Hore ... Libur Telah Tiba (Hooray ... Holiday is Here), Fino Ke Pasar Swalayan (Fino Goes to The Supermarket), Fino Membantu Ibu (Fino Helps Mom).

Salah satu serinya yang berjudul Hore ... Libur Telah Tiba (Hooray ... Holiday is Here) memperkenalkan tentang mengenal ukuran; besar-kecil dan banyak-sedikit.

Fino terbangun mendengar suara mobil.
“Bu, lihat itu truk!”seru Fino.
“Iya Nak, di sampingnya mobil,” sahut Ibu.
“Truk lebih besar dari mobil ya Bu?” kata Fino.
“Iya, Nak.”

Belajar matematika menjadi lebih seru dan menyenangkan karena disampaikan melalui percakapan Fino dan Ibu ketika bermain di taman kota. Belajar tetap bisa dilakukan walaupun sedang liburan.

Menariknya, buku bilingual Indonesia-Inggris ini dilengkapi dengan lembar aktivitas seru. Melalui lembar ini, pembaca cilik akan semakin mengenal ukuran, seperti motor polisi yang lebih besar daripada sepeda dan semut kecil yang lebih banyak daripada semut besar.

Ilustrasi oleh Tim BHC semakin mempercantik buku cerita dan aktivitas anak ini. Layout isi yang ditata dengan apik turut pula menambah keseruan belajar matematika.

Belajar matematika itu seru dan menyenangkan, bukan? Selamat bermain dan belajar! (*)

Sinopsis : Penentu Nasib Sebuah Karya oleh Wenda Koiman

Sabtu, 11 Juli 2015
Assalamu'alaikum wr wb, Sahabat Khansa.

Apa kabarnya hari ini?

Hari ini saya akan menuliskan sebuah entri keren, lho ^_^

Buat Sahabat Khansa yang hobi nulis, semoga ini bermanfaat, ya.

Sinopsis : Penentu Nasib Sebuah Karya
Oleh : Wenda Koiman

Sebenarnya judul di atas agak berlebihan, mengingat penentu nasib sebuah karya tentu saja adalah atas ijin Allah SWT. Tapi selain sisi reliji itu, tentu saja usaha adalah bagian yang tidak kalah penting dari proses dihantarkan sebuah karya sampai ke titik yang disebut ‗sukses‘. Sukses pada tahap awal kita sepakati saja sebagai suatu kondisi dimana akhirnya ada pihak yang menerima karya kita. Baik itu penerbit untuk novel, atau PH (Production House = Rumah Produksi) untuk film.

Artikel sederhana ini gue racik berkat obrolan singkat dengan Hardy Zhu, penulis yang kini sedang membangun tempat belajar menulis bernama Carita Writing Course. Ada point tentang pentingnya sebuah sinopsis pada sebuah karya yang sedang mencari ‗jodoh‘. Gue jadi ingat begitu banyak pertanyaan yang pernah mampir di inbox, dengan tingkatan yang bisa disebut advance, beberapa langkah lebih maju dibanding pertanyaan dasar; “Bagaimana membuat sebuah sinopsis yang baik?”. Kata ‗Baik‘ gue rasa cukup mewakili beberapa kata lain yang lebih greget, misalnya Sinopsis yang keren, yang jitu, yang berbobot, memikat, dan sebagainya. Untuk itulah kemudian gue mencoba menyusun tulisan sederhana ini, dengan lebih dulu menghubungi beberapa ‗Master‘ yang bersedia membagi ilmunya untuk kita simak.


Ada dua kelompok Mas dan Mbak yang gue repotin. Pertama, para editor. Jreng jreeeeng! Teman-teman pasti pernah mengalami suka dan duka dengan mereka. Baik yang mendapat kabar gembira karena naskahnya lolos, ataupun yang kemudian mesti legowo karena harus segera kirim pengajuan naskah ke penerbit lain. Empat orang yang bersedia membagi ilmu untuk artikel ini adalah Mas Radindra Rahman, editor Wahyu Qolbu. Lalu Mas Gari Rakai Sambu, editor Media Pressindo, ditemani Mas Adham T. Fusama dari Bentang Pustaka . Kece, kan? Mengetahui apa yang mereka inginkan mewakili penerbit masing-masing akan jadi ilmu penting yang wajib dicatat.

Kelompok kedua, para penulis skenario. Ahaaa! Ini nih, yang duluan begadang sebelum film bisa kita nikmati. Sosok penting yang kadang lupa kita ingat namanya dari sebuah film karena memang mereka bekerja dibalik layar. Mbak Achi TM, penulis skenario sekaligus ibu guru di Rumah Pena, juga rekan sejawat gue di Starvision. Mbak Fitria Pratnasari, penulis skenario yang banyak melahirkan karya untuk Trans TV. Mas Dimas Djayadinekat, yang sukses dengan segala kenekatan cerdasnya, penulis dan tim kreatif Parodi Trotoar TVRI yang sangat menghibur itu.

Dua kelompok ini bisa mewakili dua sisi yang berhubungan dengan sinopsis. Kelompok pertama sebagai ‗tim juri‘, kelompok kedua adalah yang sudah biasa menembus pembatas dan menerima jawaban; ‗ACC‘, accepted, diterima, lolos, poko’e segala e-mail yang menyenangkan itu. Oke, kebetulan dalam prakteknya dua kelompok ini memang tidak ketemu, karena penulis skenario berhadapan dengan produser, sedangkan editor berhubungan dengan penulis novel di penerbitan. Tapi kita akan fokus menampung ilmunya tanpa berdebat point itu.

Well, dari babak perkenalan kita mulai masuk materi.

1. Mengapa sinopsis itu penting?
Sinopsis, adalah ‗ringkasan‘ cerita yang akan kita jabarkan lewat halaman tebal dalam sebuah naskah novel atau skenario secara lengkap. Sinopsis adalah first impression, kesan awal, dan wakil dari keseluruhan cerita yang kita tawarkan. Perlu dipahami bersama bahwa editor harus menghadapi tumpukan pengajuan naskah yang tidak sedikit. Dari yang menarik, sampai yang amburadul tentunya.
Melihat tugas ‗mengkaji‘ naskah yang sangat menyita waktu ini, para editor menggunakan sinopsis sebagai bahan pertimbangan awal apakah naskah tersebut menarik untuk diteliti lebih jauh, secara lengkap, atau gugur di babak penyisihan. Berikut menurut para editor tentang pentingnya sinopsis.

Question :
Seberapa besar pengaruh sinopsis untuk bisa menarik perhatian editor / redaksi?

Answer :
Gari Rakai Sambu
BESAR BANGET pengaruhnya. Gini ya, Mas Wen. Saya di redaksi bisa nerima 60-100an naskah masuk tiap bulannya. Gimana caranya saya bisa habis baca semua naskah, plus masih ditambah kerjaan reguler ngedit tiap bulan, kalau bukan dari sinopsis? Prinsip kerja editor buku di mana-mana kayaknya sih sama: baca 10 halaman awal, baca 10 halaman akhir, baca bagian tengah secara random. Kalau gak enak, langsung tolak. Kalau dibaca agak enak, baru lihat sinopsis. Nah masalahnya adalah, kalau si penulis tidak mencantumkan sinopsis secara detail. Ini sih tergantung editornya. Kalau lagi mood, bisa aja dibaca naskahnya sampai habis. Kalau lagi gak mood ya langsung tolak. Hihi. Jadi
sekali lagi, besar banget pengaruhnya.

Radindra Rahman
Sangat besar. Banyak cara redaksi menilai naskah. Tapi karena waktu yang dipunya tidak banyak, melalui sinopsis redaksi bisa mendapatkan poin dari naskah yang diajukan.

Adham T. Fusama
Sinopsis sangat membantu editor untuk memahami naskah dengan cepat. Karena naskah yang masuk tiap harinya sangat banyak sementara editor juga manusia yang kecepatan membacanya punya batasan, maka editor sangat menyukai naskah yang disertai dengan sinopsis lengkap. Sinopsis bisa jadi memegang peranan penting "menyelamatkan" suatu naskah. Naskah yang tanpa sinopsis bisa saja hanya dibaca-baca sekilas oleh editor, kalau semisalnya editor merasa naskah itu biasa saja apalagi tulisannya berantakan dan nama penulisnya tidak dikenal, besar kemungkinan naskah itu akan ditolak. Padahal mungkin ada poin plus yang dimiliki naskah itu (misal twist ending yang bagus) yang bisa
dijadikan bahan pertimbangan editor untuk menerimanya. Tapi, karena editor tidak tahu, sinopsis pun tidak ada, ya naskah itu besar kemungkinan akan ditolak. Kalau ada sinopsis, poin plus itu bisa diketahui editor, dan ia akan mempertimbangkan untuk membaca naskah itu lebih teliti.

2. Kunci sukses sebuah sinopsis.
Oke, sudah jelas bahwa sinopsis adalah sebuah bagian yang penting. Bisa saja naskah kita sebenarnya bagus, tapi harus tersingkir hanya karena gagal dalam membangun sebuah sinopsis yang baik.

Apa kuncinya? Check this one out!

Question :
Apa kunci agar sebuah sinopsis bisa disebut ‗bagus‘?

Answer :
Gari Rakai Sambu
Sebelum jawab pertanyaan ini, kita harus samain persepsi dulu. Kebanyakan penulis pemula gak bisa bedain antara sinopsis dan blurb. Meskipun dua-duanya sama-sama berfungsi sebagai alat marketing, tapi ada perbadaan mendasar: - Sinopsis dibuat untuk dibaca oleh editor. – Blurb dibuat untuk dibaca oleh calon pembaca/pembaca buku. Karena itulah, bentuknya juga berbeda banget. Sinopsis harus berisi cerita secara detail dari segi AWAL, TENGAH, dan AKHIR cerita. Dari opening sampai ending harus jelas. Endingnya gak boleh dibuat: "Lantas, bagaimanakah kelanjutan cerita ini?" Yang kayak gitu namanya blurb. Intinya, penulis harus bener-bener yakin bahwa sinopsis yang dia buat bisa bikin editor memahami cerita secara menyeluruh. Makanya di Media Pressindo kami mewajibkan penulis untuk menyertakan sinopsis detail per bab. Biar kami tahu gambaran cerita secara utuh, tanpa harus baca naskah sampai selesai. Saya pikir ini gak cuma berlaku di Media Pressindo. Tapi bisa saja saya salah. Besar kemungkinan saya salah.

Radindra Rahman
Kunci jelas memenuhi / mencakup / memaparkan keseluruhan alur naskah. Opening, pengenalan masalah, konflik, penyelesain, semua harus mencakup. Jangan menggantung. Bedakan blurb belakang sampul dan sinopsis. bukan berarti mencakup semua isi, terus kita menuliskannya tak kalah panjang dari bab 1. standar ketentuan 2 halaman. Jadi nggak usah tulis kalimat, adegan yang sebetulnya nggak penting buat dijabarkan dalam sinopsis.

Adham T. Fusama
Informatif. Editor butuh tahu isi cerita naskah itu dari awal sampai akhir dengan cepat (dikarenakan naskah yang masuk sangat banyak). Jadi, buatlah ringkasan cerita yang informatif, efektif, dari awal sampai akhir. Ya, termasuk menceritakan twist ending (bila ada). Banyak sekali penulis yang merasa "Kalau twist ending-nya dikasih tahu, nanti gak seru dong!" Ingat, Anda menulis sinopsis untuk editor, bukan pembaca yang akan membeli naskah Anda. Jadi, tak masalah jika editor mengetahui ending / twist ending cerita Anda, supaya bisa menilai apakah keseluruhan ceritanya menarik atau tidak. "Nanti, kalau twist ending-nya bocor ke khayalak umum gimana?" Enggak bakal! Apakah Anda pernah mendengar kasus isi cerita novel yang "bocor" ke masyarakat sebelum novelnya terbit? Tidak pernah, kan? Karena, apa untungnya bagi editor membocorkan ending novel ke masyarakat? Kalau novel itu malah diterima, justru malah rugi kan? Jadi, tulis semua cerita naskahmu di sinopsis, termasuk ending dan penutupnya.

3. DON’T DO THIS!
Kunci sebuah sinopsis sudah ditangan, sekarang kita bahas mengenai hal yang sebaiknya tidak kita lakukan pada sinopsis yang kita buat. Gue pribadi menyarankan jangan memajang foto di sinopsis, apalagi kalo foto tersebut diambil dari kamera dengan resolusi rendah tanpa bantuan aplikasi anu anu yang menolong banget itu. Sorry, please ignore it.

Question :
Apa hal yang tidak boleh dilakukan dalam pembuatan sinopsis?

Answer :
Gari Rakai Sambu
1) Nulis puisi, Ini true story. Saya beberapa kali nemuin sinopsis yang isinya gak nyambung sama isi cerita. Ehm, sebenernya lumayan nyambung sih. Tapi si penulis malah berpuitis-puitis ria dalam sinopsis. Terus, gimana saya bisa tahu isi cerita kalau begini? Ini lumayan sering, lho. Hihi.

2) Menyembunyikan ending. Ending itu salah satu bagian vital dari cerita. Gak seru banget kalau saya lagi baca sinopsis, yang mana dari awal sudah bagus, tengah bagus, eh, begitu sampai ending isinya cuma, "Bagaimanakah nasib Larasati? Akankah Larasati berhasil menemukan cinta pertamanya?" Kalau kejadiannya kayak gitu, saya biasanya ngomel dalam hati, "Ya mana gue tau, kampret? Elu yang bikin cerita, kenapa malah elu yang nanya ke gue? Emang gue tau jawabannya? Lu pikir aja ndiri!!!" Hahaha. Kalau saya lagi baik, biasanya saya cari ending-nya. Tapi kalau saya lagi males, ya udah langsung tolak. Hihi.

3) Memberikan informasi secara kurang lengkap. Sebenernya sinopsis itu gak harus panjang, dan gak harus pendek. Suka-suka ajalah. Mau panjang atau pendek gak masalah, yang penting informasinya harus lengkap. Setidaknya informasi yang harus ada di dalam sinopsis:
- Siapa karakter utamanya? Boleh juga kasih gambaran beberapa karakter minor.
- Apa tujuan utama dia di dalam cerita?
- Apa saja rintangan utamanya?
- Bagaimana ending-nya? Berhasil? Gagal?
Itu doang. Kalau pinter, sebenernya si penulis bisa bikin sinopsis cuma dalam setengah halaman A4. Jadi emang gak perlu panjang. Yang penting detail.

Radindra Rahman
Pertanyaan ini sedikit udah terjawab di nomor 2. selain harus bisa membedakan blurb belakang sampul dan sinopsis pengajuan, juga jangan terlalu panjang (waktu redaksi itu singkat), gunakan bahasa tulisan yang mudah dipahami. Kalo perlu tulis dulu premisnya, lalu kembangkan menjadi sinopsis itu sendiri. Keasyikan buat sinopsis, tapi lupa apa sih maksud isi naskahnya.

Adham T. Fusama
Sinopsis yang bertele-tele, tidak informatif, dan membingungkan editor untuk mengetahui apa isi ceritanya. Ingat, sinopsis itu bukan blurb (cuplikan cerita di cover belakang novel) yang gunanya sebagai salah satu materi promosi novel tersebut. Blurb itu nantinya ditentukan oleh editor / pihak penerbit, jadi penulis tidak perlu memusingkan soal blurb. Jadi, penulis juga jangan menulis sinopsis seperti blurb. Jangan "cuma" memajang tulisan berbunga-bunga (misal cuma memuat puisi sebagai sinopsis). Atau sinopsisnya cuma setengah-setengah (misal sengaja menyembunyikan endingnya dengan menulis kalimat seperti ini: "bagaimana nasib tokoh A selanjutnya? Apakah dia akan mati? Lantas, bagaimana nasib dunia di bawah kekuasaan Iblis B?"). Atau menulis sinopsis yang terlalu panjang, ikut menyantumkan dialog-dialog tokohnya. Idealnya, sinopsis novel itu panjangnya 2-3 halaman saja.

Saran terakhir: selain sinopsis, penulis juga bisa memberi "bujukan tambahan" buat editor dengan menyertakan kelebihan-kelebihan naskah. Misal karakternya kuat, setting eksotis di pedalaman Papua, topiknya yang menarik, atau punya twist ending yang tak terduga. Tulis saja semua yang kira-kira dirasa sebagai kelebihan. Kalau perlu, bisa mintakan endorse dari penulis-penulis terkenal, misalnya ke Raditya Dika, Wenda Koiman, atau sastrawan-sastrawan. Dengan adanya endorsement seperti itu, penerbit jadi tahu naskah itu punya potensi untuk disukai dan terjual dengan baik. Tentu saja endorsement itu harus asli, bukan trik untuk menipu penerbit.

Sinopsis Pada Sebuah Skenario Film.
Pada film, peran sinopsis sama pentingnya dengan pengajuan naskah novel. Tapi berdasarkan pengalaman, sinopsis pada skenario lebih memiliki posisi penting dan krusial, mengingat pada tahap awal nasib skenario benar-benar (biasanya) ditentukan oleh sinopsis sebelum bicara mengenai skenarionya.

Pada tahap awal, selain menyodorkan premis cerita, penulis skenario berjuang dengan beberapa lembar sinopsis (saja). Gue akan menyisihkan dulu kelengkapan pendukung lain. Nah, jika pihak Rumah Produksi dan klien (misal: stasiun televisi) setuju dan menerima sinopsis ini, penulis skenario bersama beberapa pihak akan membahas kelanjutan apa-apa yang harus dituangkan dalam skenario sebagai penjabaran dari sinopsis tersebut. Lalu, bagaimana rahasia para penulis skenario yang berhasil memikat para pihak sehingga sebuah film akhirnya berhasil di produksi?

Menurut Mbak Fitria ―setiap penulis tentu punya ‗nilai‘ terhadap sinopsis yang biasa ditulis. Dan nilai itu hanya penulis itu sendiri yang tau. Kalau mas menanyakan pendapat saya sih sederhana. Bagi saya pribadi, sinopsis itu benih cerita. Kalo benihnya aja nggak bagus, gimana bisa tumbuh bagus. itu aja sih... itu dari pikiran saya, kalau dari pikiran mas sendiri, pastinya punya pendapat lain dong. ‖

Mbak Achi ―Menurutku sih penting karena dengan sinopsis yang bagus, editor bisa melihat keseluruhan cerita serta potensial ceritanya akan seperti apa .‖ Mengenai kunci sinopsis, beliau berpendapat: ― Rahasia kecil dalam nulis sinopsis, tuliskan informasi kejutan di ending. Jangan langsung diberitahu di awal. Sehingga pembaca sinopsis juga akan tahu bahwa cerita yang kita tawarkan punya surprise ending yang bagus. ‖

Sedangkan Mas Dimas Djayadinekat, menjabarkan dengan lengkap tentang A – Z penulisan sinopsis untuk skenario. Secara komplit bisa rekan-rekan baca di akhir artikel ini.

***

Well, sebagai panduan singkat, ini adalah beberapa point yang perlu kita perhatikan dalam membuat sinopsis:

1. Sinopsis adalah ringkasan cerita, point penting, sehingga kita sebaiknya hanya fokus pada fase-fase cerita, bukan dibumbui embel-embel yang tidak perlu. Sajikan sesuai ‗wakil‘ dari isi cerita keseluruhan, melalui beberapa pembagian babak yang kita pilih. Misal pada tiga babak utama sederhana, dimulai dari perkenalan, konflik, penyelesaian.

2. Munculkan semua tokoh penting. Baik tokoh utama, maupun subplot. Tokoh utama yang bertentangan dengan tokoh anu, subplot yang berfungsi sebagai pengganggu, pendukung, atau pemberi warna pada cerita tersebut.

3. Bedakan antara penulisan sinopsis dan blurb. Sinopsis adalah yang kita tulis untuk dibaca editor, produser, atau pihak internal lainnya. Sedangkan blurb yang biasanya dicantumkan pada back cover novel untuk dibaca oleh pembaca.

4. Hindari narasi berlebihan. Nanti saja, kita punya puluhan halaman untuk itu. Ingat point 1, fokus pada rangkaian kejadian, cerita.

5. Jangan menyembunyikan ending. Kejutan pada akhir sinopsis justru jadi resep mujarab.

6. Umumnya dibuat dalam 2 – 3 halaman A 4, spasi 1,5. Atau jika dalam satu halaman sudah bisa menceritakan secara baik dan komplit, silakan. Jangan membuat sinopsis mengalahkan panjangnya BAB 1. Apalagi panjangnya BAB 1 ditambah BAB 2.

7. Dalam skenario sinopsis wajib dibuat lebih dulu untuk diajukan. Sedangkan pada novel, karenaakan diajukan bersamaan dengan naskah utuh, boleh dikerjakan dengan pola dan kecenderungan masing-masing. Sebaiknya di awal pada saat memulai sebagai acuan, tapi ada beberapa penulis yang memiliki gaya menyimpan sinopsis di kepala, baru kemudian ditulis secara utuh setelah seluruh cerita selesai digarap.

***

Panduan pembuatan sinopsis skenario film, dari Mas Dimas Djayadinekat:

MEMAHAMI SEBUAH SINOPSIS

Sinopsis skenario merangkum skenario untuk pembaca seperti agen, Head writer, Sutradara, aktor atau produser. Jika pembaca menyukai sinopsis, ia mungkin meminta untuk melihat skenario itu sendiri. Tidak seperti Treatment, yang merupakan narasi dari segala sesuatu yang terjadi dalam skenario, sinopsis hanya mencakup bagian yang paling penting atau menarik dari cerita. Namun, sinopsis harus jelas menunjukkan elemen yang diperlukan dari skenario sehingga pembaca akan tahu bahwa Anda memahami bagaimana struktur naskah untuk sebuah film.

Enam langkah cara membuat sinopsis :

1. Menuliskan Logline/ Premis
Logline adalah paling banyak dua kalimat yang meringkas naskah Anda. Anda dapat menganggap logline sebagai deskripsi yang mungkin Anda baca di situs bioskop atau di kotak informasi dari panduan program di televisi Anda. Anda bisa menuliskan logline dengan paragraf yang menjelaskan mengapa naskah Anda menarik dari sudut pandang pembuat film.
Karena dari sana Produser akan mampu memperkirakan bujet produksinya. Produser biasanya berpikir seperti ini, jika dapat syuting dengan anggaran kecil menggunakan sejumlah lokasi di dekat Jakarta, filmnya mungkin lebih menarik daripada yang akan membutuhkan waktu berminggu-minggu di lokasi yang jauh terpencil, set yang rumit atau banyak menggunakan efek khusus.

2. Perkenalkan karakter utama dan pengaturan dalam satu paragraf.
Sertakan nama si tokoh utama (Who), pekerjaan mereka (What), di mana mereka tinggal dan bekerja (Where), jangka waktu cerita (When), dan alasan Anda menceritakan kisah mereka (Why).
Ketik nama-nama karakter dalam huruf kapital semua pertama kali nama mereka muncul dan tulis tahun usia di dalam kurung. Setelah itu, ketik nama karakter dalam cara yang biasa. Karakter yang harus dimasukkan dalam sinopsis adalah protagonis (hero), antagonis (penjahat), kepentingan si tokoh, dan pendukung protagonis. Karakter kurang penting bisa ditinggalkan atau tidak usah disebutkan dalam sinopsis.

3. Meringkas Babak I dalam waktu tidak lebih dari 3 paragraf. Babak I adalah set up, ketika Anda memperkenalkan karakter dan konflik utama yang mendorong cerita.

4. Tutup Babak II dalam 2 sampai 6 paragraf. Tampilkan semua konflik yang dihadapi oleh karakter Anda yang mengarah ke krisis, konflik utama yang akan mengubah perjalanan hidup karakter Anda.

5. Selesaikan dengan Babak III, yang harus ditulis dengan tidak lebih dari 3 paragraf. Jelaskan bagaimana konflik utama berakhir dan apa yang terjadi pada karakter sesudahnya.

6. Pikirkan judul yang sesuai dengan cerita Anda.
Anda dapat mencoba untuk membuat judul catchy dan menarik, tetapi mungkin akan diubah oleh sutradara atau Produser, jadi jangan terlalu ―ngotot‖ untuk itu. Masukan judul di bagian atas halaman. Jangan lupa berikan genre film, seperti aksi, komedi romantis atau film thriller. Berikan sinopsis Anda kepada orang lain untuk membaca jika anda ingin sedikit obyektif (tapi kepada orang yang terpercaya saja). Jika mereka memiliki pertanyaan atau jika ada sesuatu yang tidak jelas bagi mereka, ubah sinopsis Anda untuk membuat cerita jadi lebih jelas. Jika agen, Head writer, produser atau sutradara menemukan sesuatu dalam sinopsis Anda yang tidak jelas atau membingungkan, ia tidak akan meminta naskah lengkap Anda.

Contoh Format Penulisan Sinopsis

1. Skenario judul dan genre

2. Logline
Di sini Anda akan menambahkan ringkasan pendek , tapi menawan , plot naskah Anda . Ini harus tidak lebih dari dua kalimat yang panjang .

3. Paragraf Pembuka
Di sini Anda akan memperkenalkan protagonis utama dalam cerita Anda dan setelan . Nama karakter harus dalam huruf besar semua. Tidak perlu untuk menggambarkan karakter sekunder pada saat ini .

4. SINOPSIS
Act 1 Ringkasan
Dalam waktu tidak lebih dari tiga paragraf , mengatur adegan untuk cerita Anda . Ini akan mencakup pengenalan karakter utama dan konflik yang akan mendorong narasi .

Act 2 ringkasan
Ini biasanya merupakan bagian terpanjang dari sinopsis skenario 2 - 6 paragraf. Di sini Anda akan membangun tindakan sampai mencapai saat kritis ketika kehidupan karakter utama ' berubah .

Act 3 ringkasan
Di sini Anda harus menambahkan kesimpulan dari konflik dan resolusi untuk cerita Anda . Ini harus mencakup beberapa baris tentang apa yang terjadi pada karakter utama setelah "action " berakhir.

Contoh Sinopsis Film Holywood

STAR WARS
A science fiction adventure

A long time ago, in a galaxy far away, the evil Sith lord PALPATINE has overthrown the galactic Republic and installed himself as the emperor of his own New Empire. The last bastion of defense, an ancient order of peacekeepers known as the Jedi Knights, have seemingly been eradicated.

There is one pocket of resistance remaining, though, in the form of the Rebel Alliance. One of its most prominent members, the PRINCESS LEIA ORGANA of Alderaan, is on a mission to find a Jedi, OBI- WAN KENOBI, who is believed to be hiding on a desert planet called Tatooine. The craft on which she is travelling is attacked by a fleet of Imperial starships, but before she is captured Leia manages to hide the schematics of the Death Star, a mighty new Empire space station, inside a small droid, R2-D2, who jettisons off to Tatooine with another droid, C-3PO.

After the pod crashes, the droids are discovered by scavengers, the JAWAS, who in turn sell them to a young man, LUKE SKYWALKER. Luke is at the market looking to buy droids on behalf of his uncle, a farmer, OWEN LARS. Luke's father was a pilot, and Luke dreams of leaving Tatooine to pursue the same career. While cleaning the smaller droid, he triggers a holographic message. The message is from a beautiful young woman and is intended for someone called Obi-Wan Kenobi. Luke knows an old hermit who lives nearby called BEN KENOBI, and he wonders if the two are related.

Waking the next morning, Luke discovers that R2-D2 is missing. Setting out in his landspeeder, Luke and C-3PO go to look for him but are set upon by the hostile Sand People. The old man, Ben, rescues them and takes them back to his home. They see R2-D2, and Ben reveals that he is indeed Obi-Wan Kenobi and that the message is a plea from Princess Leia to deliver the plans to her father in the hope that he can determine a weakness in the structure. Obi-Wan also reveals to Luke that not only did he know his father, Anakin, but that he was a Jedi as well, murdered by the Emperor's henchman, DARTH VADER. Obi- Wan tells Luke that he must now learn the ways of the Force himself. Luke says no but agrees to at least give Obi Wan a ride to Mos Eisley, a nearby spaceport, so that he can find a way to get to Alderaan.

However, stopping at his own home on the way there, he discovers that his aunt and uncle have been murdered by Imperial Stormtroopers searching for the droids. This changes things for Luke, and he now wishes to become a Jedi. At Mos Eisley, the two men and the droids meet HAN SOLO, captain of a ship called the Millennium Falcon, and a wookiee named CHEWBACCA, who is Han's first mate. Han is a smuggler with a bounty on his head, but he agrees to make the trip to Alderaan—for a price. Obi-Wan agrees to the fee, but just as they are about to leave, a legion of stormtroopers arrive, and the ship only just manages to escape. Meanwhile, Princess Leia is a prisoner on the Death Star, under interrogation from the commander of the Death Star, GRAND MOFF TARKIN, who has targeted her home planet for destruction unless she reveals the coordinates of the rebel base. Reluctantly she does so, but Tarkin destroys the planet anyway as a demonstration of the space station's power. Leia's coordinates turn out to be false, and Darth Vader schedules her for execution.

The Millennium Falcon arrives in the Alderaan system just after the planet has been destroyed. Obi-Wan spots what he thinks is a moon, but they realize too late that this is the Death Star and their ship is caught in a tractor beam that pulls it into the gigantic space station. The crew escape and, disguised as stormtroopers, Luke and Han rescue Princess Leia. Obi-Wan however is caught in a confrontation with Darth Vader and is killed.

With plans in hand, the rebel forces launch their attack, with Luke newly installed as a pilot. It is Luke who is to pilot his craft down a small shaft and fire a torpedo into a weak section of the structure. As he does so, however, he is pursued by Darth Vader and other Imperial fighters. Vader's craft is knocked off course by Han and Chewbacca in another ship and spins off into deep space. Luke's shot is successful, and the Death Star is destroyed.

Some weeks later, in a grand ceremony, Princess Leia awards Luke and Han with medals for their efforts while still leaving Luke free to try to find another way to pursue training as a Jedi now that Obi-Wan is dead.

Charles Pearson
WGA 12345
Modesto, CA
(209) 555-0198
hopefulscreenwriter@emailservice.com

Demikianlah, semoga bermanfaat untuk kita. Dan ingat tugas anda tidak berhenti sampai menulis sinopsis saja, karena anda adalah seorang Penulis Skenario !!

Disusun Oleh
Dimas Jayadinekat


Sumber Tulisan : http://www.wikihow.com/Write-a-Screenplay-Sinopsis

Diary Ramadan Dilla di Analisa Medan

Senin, 06 Juli 2015
Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.

Cerpen Anak Buku Diary Ramadan Dilla dimuat di Harian Analisa Medan edisi Minggu, 05 Juli 2015

Jumpa lagi di edisi sekian-sekian. Hari ini bertepatan dengan tanggal 19 Ramadan 1436 H. Alhamdulillah, kita masih diberi kesehatan hingga detik ini. Selamat menunaikan ibadah puasa, ya.

Udah jelang lebaran nih. Semangat ibadah yang sudah memasuki 10 hari terakhir ini jangan patah, ya. #notetomyself ^_^

Alhamdulillah.

Cerpen anak karya saya kembali menghiasi rubrik Taman Riang Harian Analisa Medan. Ceritanya, saya rindu berat nih dimuat di sana ^_^

dimuat di Harian Analisa Medan edisi Minggu, 05 Juli 2015

Kata seorang Kakak penulis, rubrik Taman Riang yang sekarang lumayan susah ditembus :( Tapi, tentu tidak ada kata lelah untuk terus berusaha, bukan?

Tulis, kirim, kepoin edisi tiap minggu :D tapi teteup ... tulis lagi dong! Jangan kepoin mulu!

Fixiano Cerita Ian di Radar Sampit

Kamis, 02 Juli 2015

Resensi Buku Fixiano Kumpulan Cerita Ian dimuat di Harian Radar Sampit edisi Minggu, 28 Juni 2015

dimuat di Harian Radar Sampit edisi Minggu, 28 Juni 2015

Kumpulan Kisah Imajinatif Sarat Pesan Moral
Oleh Karunia Sylviany Sambas

Judul : Fixiano Kumpulan Cerita Ian
Penulis : Gabriel Fabiano (Ian)
Editor : Amelia Hirawan
Tata Letak & Ilustrasi : Bambang Danus
Penerbit : Sinotif Publishing, Jakarta
Cetakan : I, Oktober 2014
Tebal : xii + 132 halaman
ISBN : 978-18733-8-3

Dunia anak adalah dunia yang penuh dengan imajinasi. Anak mempunyai dunianya sendiri dan tidak jarang mereka menyalurkan kekuatan imajinasinya ini dengan berbicara pada teman-teman khayalannya.

Kumpulan cerpen anak Fixiano Kumpulan Cerita Ian ini memuat 15 kisah imajinatif sarat pesan moral. The Watermelon Bell, Kanguru Tanpa Kantung, Melody Fog, Perfectionist, Inked, Candy Land, Green Pixels, 41st Century, Beautifly, Eugene, Dance of The Piggy, Teddy Blue, Badnanas, Pia untuk Bally, Euforia. Pesan tersebut disampaikan penulis melalui Pesan dari Ian yang terletak di akhir setiap cerita.

Melalui buku setebal 132 halaman ini, Ian menuturkan beragam kisah imajinatif. Tokoh cerita ini tidak hanya manusia dan hewan. Melalui daya kreativitasnya, penulis juga menggunakan tokoh aneka candy, kurcaci, parfum, kaca rias, headphone, cone gula-gula kapas, selendang, dan sandal jepit.

Salah satu cerita dalam buku ini berjudul Kanguru Tanpa Kantung (halaman 13). Cerita ini mengisahkan tentang Kanga dan anaknya. Kanga adalah seekor ibu kanguru yang bijak, penyayang, dan rendah hati. Kanga memiliki perbedaan dengan kanguru lainnya. Ia tidak mempunyai kantung. Karena itu ia tidak bisa menggendong Kiki, anak kesayangannya.

Pada suatu hari Kiki bermain petak umpet dengan kedua temannya. Tanpa sengaja ia tertidur di tempat persembunyian. Kanga sedang bekerja di padang rumput mengumpulkan buah-buahan. Keadaan rumah yang tidak terkunci membuat para musang leluasa memasuki rumah. Para musang mencuri harta serta membawa Kiki.

Kanga sangat terkejut ketika mendapati rumahnya dalam keadaan berantakan. Ia makin terkejut saat menyadari bahwa Kiki tidak ada di rumah. Kanguru tanpa kantung itu menemukan banyak jejak kaki musang di sana. Kanga mengikuti jejak kaki itu hingga berakhir di sebuah pantai.

Demi mengejar Kiki, Kanga membeli sebuah kapal untuk menyeberang. Untuk mendapatkan kapal itu ia harus menjual rumahnya. Akhirnya ia sampai di sebuah pulau. Kanga mengikuti jejak musang yang ada di sana. Ia berhasil menemukan Kiki terikat di akar gantung. Ibu kanguru itu segera menyelamatkan anaknya.

Sayangnya, para musang melihat hal ini. Para musang mengejar Kanga dan Kiki yang sudah berada di atas kapal. Kanga berhasil tertangkap. Para musang membunuh Kanga dengan pedang sedangkan Kiki berhasil melarikan diri. Kisah ini tampil beda dengan kisah cerita anak lainnya yang mayoritas berakhir bahagia.

Cerita lainnya yang cukup imajinatif karena menggunakan sudut pandang benda mati terdapat dalam cerita berjudul Perfectionist. Kisah ini dimulai saat Mimi mendapatkan hadiah ulang tahun dari ibunya. Hadiah tersebut adalah parfum, kaca rias, headphone, cone gula-gula kapas, selendang, dan sandal jepit.

Saat Mimi dan ibunya keluar untuk makan siang, para hadiah terbangun. Mereka hidup. Parfum berubah menjadi Pinky si parfum yang sombong dan pelit tetapi cantik. Selendang berubah menjadi Sara si selendang yang cantik dan suka menolong. Gula-gula kapas berubah menjadi Kenny, si gula-gula kapas yang suka makan dan suka berbagi. Headphone berubah menjadi Hanna dan Henno si kembar headphone yang egois. Kaca rias berubah menjadi Mike si kaca rias yang baik dan suka menolong. Dan sandal jepit berubah menjadi Stella si sandal yang kurang percaya diri (halaman 32-33).

Stella si sandal jepit merasa sedih karena diletakkan di lantai. Berbeda dengan hadiah lainnya yang diletakkan di atas meja. Semua hadiah berusaha menghibur Stella. Namun usaha mereka sia-sia. Sampai akhirnya, Mike si kaca rias menemukan cara yang tepat agar Stella senang.

“Cara kamu menjadi senang adalah dengan usahamu sendiri. Berkacalah dengan menatapku. Kamu akan melihat dirimu dan pasti hal itu akan membuatmu senang.” (halaman 35-36).

Saat Mimi kembali, ia menonton televisi dan melihat penyiar televisi mengatakan bahwa sandal jepit dengan desain seperti hadiah ulang tahunnya hanya ada satu yang pernah dibuat di dunia. Mimi sangat senang. Ia meletakkan Stella si sandal jepit dalam kabinet gantung. Tentu saja Stella sangat gembira.

Buku ini dilengkapi pula dengan ilustrasi yang menarik. Kekurangan buku ini terletak pada sisi editing. Meski demikian, kesalahan tersebut tidak terlalu mempengaruhi isi cerita. Buku ini cocok bagi pembaca cilik karena dapat menghibur serta meningkatkan daya imajinatif dan kreativitas. (***)

Don't Cry dimuat di Radar Sampit

Rabu, 01 Juli 2015
dimuat di Harian Radar Sampit edisi Minggu, 21 Juni 2015


Bertahan Meski Terluka
Oleh Karunia Sylviany Sambas

DATA BUKU

Judul : Don’t Cry
Penulis : Adytya Fitriani
Penerbit : de Teens, Jogjakarta
Cetakan : I, Maret 2014
Tebal : 244 halaman
ISBN : 978-602-255-412-7

Takeru, murid lelaki tertampan yang dinobatkan di angkatannya, jatuh cinta pada Hikari, gadis yang sudah berulang kali menolak cinta lelaki yang menyatakan perasaan padanya. Berbeda dengan Takeru, Hikari menerima cinta pemuda itu.

Hikari mengangguk sekali lagi. Hari ini bener-benar hari yang sangat membahagiakan untukku (halaman 10).

Konflik dalam novel ini dimulai ketika Hikari membohongi Takeru. Kebohongan ini dibuat Hikari karena ia ingin memberikan kado di hari ulang tahun kekasihnya itu. Ternyata kebohongan itu menyebabkan malapetaka baginya. Ia tertabrak truk hingga tidak sadarkan diri selama dua bulan.

Waktu dua bulan membawa banyak perubahan yang berarti dalam hidup Hikari. Gadis itu tidak lagi menemukan Takeru sejak hari kepulihannya hingga dua tahun berikutnya. Takeru hilang bak ditelan bumi.

Takeru, kamu di mana? Kalau aku memang pernah berbuat salah kepadamu, aku mohon tolong maafkan aku. Kita sudah berjanji untuk saling memiliki selamanya, bukan? Lalu, kenapa tiba-tiba saja kamu menghilang? (halaman 73).

Ternyata Takeru tidak menghilang!

Melalui sebuah diary kepunyaan Takeru yang dititipkan pada ibu Hikari, semua pertanyaan Hikari pun terjawab satu per satu.

Takeru sangat berjasa pada Hikari. Ia bersusah payah mencoba menghalangi ibu Hikari saat berniat melepas semua alat penopang hidup gadis itu.

“Ibu malu Hikari. Ibu sudah gagal menjadi ibu untukmu. Ibu tak percaya kalau kamu bisa sadar dari koma. Seandainya waktu itu tidak ada Takeru-kun yang membelamu, Ibu tidak tahu apakah kamu masih ada di sini atau tidak.” Ibu kembali terisak. Aku pun ikut terisak bersamanya (halaman 84).

Cinta seorang ibu yang digambarkan oleh tokoh ibu Hikari cukup memilukan. Orang tua mana yang tidak mencintai anaknya, bukan? Keputusan ibu Hikari melepas support life putrinya terkesan tidak biasa. Ada pro dan kontra. Namun itulah cara sang ibu mencintai putrinya. Ia tidak tega melihat anak semata wayangnya menderita terlalu lama.

Novel yang ditulis dalam dua sudut pandang—Hikari dan Takeru Side--ini cukup menarik. Penggunaan sudut pandang orang pertama yang digunakan penulis cukup berhasil membawa pembaca untuk dapat menyelami perasaan masing-masing tokoh.

Kisah percintaan dunia remaja yang diangkat dalam novel ini mungkin sudah banyak ditulis. Namun, plot cerita ini cukup mampu melibatkan emosi pembaca.

Kisah pembuka mungkin akan membuat pembaca berkerut kening. Alasan Hikari menerima pernyataan cinta Takeru seyogyanya lebih dieksplor. Sejak awal dikisahkan bahwa Hikari tidak menerima ungkapan cinta laki-laki yang mencoba mengutarakan perasaan padanya (halaman 7). Namun dengan begitu mudahnya gadis itu menerima pernyataan cinta Takeru.

Meski demikian, pesan sang penulis cukup tersampaikan dengan baik. Cinta itu bisa mewujud dalam bentuk yang tidak terduga. Bila cinta telah disandarkan pada hati yang tulus, ia akan sanggup bertahan meski terluka. (***)

Resensi Buku Don't Cry dimuat di Harian Radar Sampit edisi Minggu, 21 Juni 2015