Jangan Keliru, Laktosa Adalah Gula Alami yang Berbeda dari Sukrosa!

Pernah melihat tulisan “gula total” pada kemasan susu sapi segar, lalu bertanya-tanya mengapa angkanya tidak nol? Padahal, komposisi produk tersebut hanya mencantumkan susu sapi segar tanpa tambahan gula pasir.

Tenang, keberadaan gula total tidak selalu menandakan adanya gula tambahan. Salah satu alasannya adalah karena laktosa adalah gula alami yang memang terdapat dalam susu mamalia, termasuk susu sapi dan ASI. Yuk, pahami perbedaannya agar kamu tidak keliru saat membaca label.

Apa Perbedaan Laktosa dan Sukrosa dalam Susu?


Perbedaan Laktosa dan Sukrosa

Sekilas, laktosa dan sukrosa sama-sama termasuk jenis gula. Namun, asal dan keberadaannya dalam susu berbeda.

Laktosa merupakan gula alami susu

Laktosa secara alami terdapat dalam susu mamalia. Gula ini menjadi salah satu sumber energi bagi tubuh serta memberikan kalori yang dibutuhkan dalam aktivitas sehari-hari.

Karena sudah menjadi bagian alami dari susu sapi, laktosa tetap dapat tercantum sebagai gula total pada tabel Informasi Nilai Gizi meskipun produk tersebut tidak diberi tambahan gula pasir. Jadi, angka gula total pada kemasan tidak bisa langsung dijadikan bukti bahwa sebuah susu mengandung gula tambahan.

Sukrosa merupakan gula tambahan

Sukrosa lebih dikenal sebagai gula meja atau gula pasir. Jenis gula ini umum digunakan sebagai pemanis dalam berbagai makanan dan minuman, tetapi bukan komponen alami susu sapi.

Saat memilih susu olahan, kamu perlu memeriksa bagian komposisi dan tabel Informasi Nilai Gizi secara teliti. Langkah sederhana ini membantu membedakan produk yang hanya mengandung laktosa alami dari susu dengan produk yang juga memperoleh tambahan sukrosa atau pemanis lain.

Cara Membaca Kandungan Gula pada Kemasan Susu

Jangan hanya terpaku pada angka “gula total”. Agar mendapatkan gambaran yang lebih lengkap, perhatikan beberapa bagian label berikut.

1. Periksa daftar komposisi

Daftar komposisi menunjukkan bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan produk. Untuk susu sapi segar tanpa gula tambahan, kamu dapat mencari produk yang komposisinya mencantumkan 100% susu sapi segar.

Apabila terdapat sukrosa, gula, sirop, atau bahan pemanis lainnya, berarti produk tersebut tidak hanya mengandung gula alami dari susu.

2. Baca tabel Informasi Nilai Gizi

Tabel Informasi Nilai Gizi membantu kamu mengetahui kandungan nutrisi dalam setiap sajian, termasuk karbohidrat dan gula total. Namun, ingat bahwa nilai gula total dapat mencakup laktosa yang berasal secara alami dari susu.

Karena itu, baca tabel nilai gizi bersama daftar komposisi, bukan secara terpisah.

3. Sesuaikan pilihan dengan kebutuhan

Produk susu hadir dalam beragam jenis dan rasa. Kamu dapat menyesuaikannya dengan preferensi, pola makan, dan kebutuhan keluarga. Untuk kebutuhan kesehatan tertentu, konsultasikan pilihan konsumsi dengan dokter atau ahli gizi.

Perut Terasa Tidak Nyaman Setelah Minum Susu? Ini Solusinya!

Sebagian orang langsung menyimpulkan bahwa dirinya alergi susu ketika merasa kembung, bergas, sakit perut, atau mengalami diare setelah mengonsumsinya. Padahal, alergi susu sapi dan intoleransi laktosa merupakan dua kondisi berbeda.

Alergi susu sapi berkaitan dengan respons sistem kekebalan tubuh terhadap protein susu. Sementara itu, intoleransi laktosa terjadi ketika tubuh tidak menghasilkan cukup enzim laktase untuk memecah laktosa dengan baik. Walaupun beberapa keluhannya dapat terlihat serupa, penyebab dan penanganannya tidak sama.

Jangan melakukan diagnosis sendiri hanya berdasarkan satu gejala. Bila keluhan terus berulang atau terasa berat, hentikan konsumsi sementara dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan agar penyebabnya dapat diketahui dengan tepat.

Bagi kamu yang tidak memiliki alergi atau intoleransi, susu segar dapat dinikmati sebagai bagian dari pola makan seimbang. Kamu bisa menyajikannya dingin dengan rasa lembut dan creamy, mencampurkannya ke sereal atau oats, serta mengombinasikannya dengan buah, cokelat, kayu manis, atau vanila.

Kenapa Harus Pilih Greenfields?

Memahami label menjadi langkah awal untuk memilih susu dengan lebih bijak. Selain kandungannya, asal bahan baku dan proses produksinya juga patut diperhatikan.

Sebagai pelopor Fresh Milk Pasteurisasi No. 1 pilihan keluarga Indonesia, Greenfields berkomitmen menghadirkan “Jujurly Pure, Jujurly Fresh.”

  • Susu Greenfields 100% berasal dari peternakan milik sendiri di dataran tinggi Jawa Timur, yang merupakan peternakan terbesar di Indonesia.
  • Greenfields menggunakan teknologi pemerahan modern tanpa sentuhan tangan atau no-hand touch milking process untuk memastikan setiap tetes susu memiliki kualitas terbaik.
  • Peternakan Greenfields menjadi rumah bagi lebih dari 20.000 sapi Holstein dan Jersey.
  • Sapi-sapi tersebut dirawat selama 24/7 oleh ahli gizi dan dokter hewan untuk menjaga kesejahteraannya sekaligus menghasilkan susu segar kaya nutrisi.
Greenfields Fresh Milk Pasteurisasi juga tersedia dalam beberapa varian, yaitu full cream, strawberry, chocomalt, dan low fat mochaccino. Pilihan ini memudahkan kamu menikmati susu sesuai selera, baik diminum langsung maupun dipadukan dengan menu harian.

Laktosa Adalah Gula Alami, Jadi Jangan Salah Baca Label

Laktosa merupakan gula yang sudah ada secara alami di dalam susu, sedangkan sukrosa adalah gula yang biasanya ditambahkan sebagai pemanis. Oleh karena itu, keberadaan gula total pada tabel Informasi Nilai Gizi tidak otomatis menunjukkan bahwa susu diberi tambahan gula pasir.

Yuk, biasakan membaca daftar komposisi dan tabel Informasi Nilai Gizi secara menyeluruh sebelum membeli. Untuk mengetahui lebih lengkap tentang perbedaan laktosa dan sukrosa sekaligus menemukan pilihan susu segar berkualitas, kunjungi website Greenfields dan kenali rangkaian produknya.

FAQ

Q: Apakah laktosa sama dengan gula pasir?

A: Tidak. Laktosa merupakan gula alami yang ditemukan dalam susu mamalia, sedangkan gula pasir umumnya berupa sukrosa yang digunakan sebagai pemanis tambahan.

Q: Mengapa susu tanpa gula tambahan tetap memiliki gula total?

A: Susu sapi secara alami mengandung laktosa. Kandungan inilah yang dapat tercatat sebagai gula total meskipun tidak ada gula pasir yang ditambahkan.

Q: Apakah intoleransi laktosa sama dengan alergi susu sapi?

A: Tidak. Intoleransi laktosa terjadi ketika tubuh kekurangan enzim laktase untuk mencerna laktosa. Alergi susu sapi merupakan reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap protein dalam susu.

Q: Bagaimana cara mengetahui susu mengandung sukrosa tambahan?

A: Periksa daftar komposisi pada kemasan. Carilah keterangan sukrosa, gula, atau pemanis lain, lalu cocokkan dengan informasi yang terdapat pada tabel nilai gizi.

Q: Apa yang harus dilakukan jika perut tidak nyaman setelah minum susu?

A: Catat produk dan jumlah susu yang dikonsumsi. Bila keluhan berulang, berat, atau disertai gejala lain, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan saran yang sesuai.
Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url