3 Cara Upgrade Skill Setelah Lebaran, Tentukan Pilihan Hatimu!

Sabtu, 21 Mei 2022
Alhamdulillah, lebaran kali ini berhasil dijalani dengan sepenuh hati, bahkan di luar ekspektasi. Ceritanya, saya dapat jadwal dinas di malam takbiran. Lha, berarti besok pagi saya punya peluang besar untuk tidak ikut salat id. Allah swt menggerakkan hati salah seorang rekan untuk bertukar jadwal dengan saya. Ya, beliau menawarkan diri. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih untuk itu.

Setelah lebaran yang berkesan tersebut, saya jadi ingat dengan seabrek aktivitas menulis yang nyaris kurang upgrade di ramadan. Pasalnya, ada sebuah campaign yang saya ikuti, yakni menulis konsisten di blog selama 30 hari. Belum pengumuman pemenang, sih, sampai artikel ini saya tulis. Namun saya yakin akan mendapatkan minimal cendera mata, karena sudah menyelesaikan tantangan One Day One Post selama 30 hari. Harus pede, ya.

Apa saja sih skill yang bisa dijalankan pasca lebaran?


Nah, berhubung ramadan kemarin saya sedikit ‘hibernasi’ dalam urusan nambah ilmu, upgrade skill setelah lebaran mesti, dong, ya.

Mengikuti kelas daring


kelas daring adalah

Sejak pandemi kelas daring bermunculan satu per satu. Meski sekarang mulai melandai, kelas daring tetap jadi favorit karena bisa diakses tak terbatas ruang dan waktu.

Saya tak mau ketinggalan tren yang ternyata bermanfaat ini. Saya yang seorang tenaga kesehatan ini bisa tetap belajar daring, bahkan saat sedang dalam jadwal dinas. Tentu saja dengan tidak abai pada pekerjaan utama, ya.

Ada kalanya tugas yang perlu dikerjakan dalam tugas tak terlalu padat, hingga mendengarkan mentor kelas sedang cuap-cuap berbagi ilmu malah sangat rindu. Jadi, nggak heran kalau sering banget jadwal kelas daring saya tabrakan. Efek nggak ngecek tanggal tapi langsung daftar dan bayar. Syukurlah, beberapa kelas daring itu menyediakan rekaman materi. Tentunya, bagi peserta yang berhalangan hadir, seperti saya, merasa sangat terbantu.

komunitas menulis adalah

Menjadi PJ komunitas menulis


Alhamdulillah untuk kedua kalinya (2021 dan 2022) saya terpilih di ajang tahunan PCW (Perkasa Creative Writing), sebuah komunitas menulis tempat saya bernaung dan berdedikasi memberikan yang terbaik yang saya bisa.

Menjadi PJ salah satu tugasnya adalah menyebarkan info kelas ke banyak jejaring media sosial. Info kelas didesain menggunakan aplikasi Canva. Lalu diserahkan kepada founder komunitas. Setelah dapat kata ‘oke’ baru, deh, bisa disebarluaskan.

Jika itu berupa event antologi, maka tugas saya lebih kompleks lagi. Mulai dari menyebarkan info kelas, menyusun naskah hingga memastikan bahwa buku sudah sampai pada kontributor. Semua kegiatan ini dijalankan melalui media daring pastinya.

YouTube adalah media

Menonton video di kanal YouTube


Konten kreator semakin menjamur di era semakin canggih ini. Ilmu-ilmu yang dahulu kata ibu saya nyaris disembunyikan, malah kini kian ramai dipertontonkan. Selain itu, tingkat persaingan juga tinggi. Yang meraih hati penonton adalah yang memberikan tip paling kece.

Saya jadi mengikuti channel-channel sesuai minat, seperti ilmu dunia blog, tentang skincare, olahraga yang simple tapi cukup ngefek, web series islami, hingga cara bikin wajah hijaber nggak kelihatan bulat banget saat pakai jilbab (hehehe).

Setelah menikmati tontonan tentunya ada remah-remah ilmu yang berharap menjadi bukit ilmu tinggi sekali.

Untuk dapat mewujudkan impian upgrade skill setelah lebaran tersebut, terlebih semuanya dijalankan melalui perantara daring, tentunya saya butuh penyedia layanan internet yang mumpuni sehingga dapat menjalankan Aktivitas Tanpa Batas dengan lebih dan lebih lagi.

Layanan internet dari IndiHome ini memberikan andil yang begitu besar untuk aktivitas di masa kini. Saya ingat pernah menanyakan tentang Internet Keluarga, dan teman saya tersebut mengatakan bahwa IndiHome menjadi juara.

Kecepatan IndiHome hingga 50 Mbps ini telah merambah hingga ke pelosok negeri ini. Jadi, aktivitas daring yang dilakukan tentunya bukan kendala untuk tersampaikannya ilmu dari satu sisi ke sisi yang lain, bukan?

Ramadan bulan mulia dan lebaran bulan kemenangan. Setelah keduanya mampu terlalui dengan penuh pencapaian luar biasa, tentunya tak ada alasan sehingga terlena untuk menyambut dan mengisi ramadan dan lebaran tahun selanjutnya.

Hakikat manusia adalah terus berusaha memberikan manfaat bagi sesama. Upgrade skill setelah lebaran bisa dengan banyak cara. Jika harus dilakukan secara daring pun tak mengapa. Bukankah sudah ada IndiHome dengan beragam pilihan paket dan promo yang sungguh memanjakan mata.

Yuk, upgrade skill setelah lebaran! Ceritakan juga tentang skill yang sahabat upgrade di kolom komentar, ya! Siapa tahu cerita tersebut menjadi peluang baru bagi pembaca lainnya. Semangat tebar manfaat!
13 komentar on "3 Cara Upgrade Skill Setelah Lebaran, Tentukan Pilihan Hatimu!"
  1. Nah, mulai aktif lagi di dunia masing-masing untuk menyelami hobi nih, mantep daripada bosan di rumah mending meng-upgrade skill. Kalau aku sih mulai menulis lagi dan aktif di medsos. Terima kasih sharingnya!

    BalasHapus
  2. Sama nih. Saya juga mengisi pandemi dengan ikut daring Semoga tahun ini bisa semakin berwawasan

    BalasHapus
  3. Wah sibuk sekali ya kak, padahal pekerjaan sebagai tenaga kesehatan saja pasti sudah memakan waktu dan pikiran yang banyak. Salut buat kak Karunia.

    BalasHapus
  4. Kalau saya sedang mengupgrade skill bikin video nih mbak. Susah ternyata. Lebih enakan nulis ya. Hehe.

    BalasHapus
  5. Nah betul disesuaikan kesukaan untuk aktifitas sepertinya agar tetap nyaman di sela kesibukan.

    BalasHapus
  6. setelah lebaran ini targetnya aq pengen lebih banyak aktif menulis kak, soalnya semangat q suka naik turun jadi mesti di boost dengan niat yang kuat juga ya

    BalasHapus
  7. Waaah. Awalnya nggak kepikiran untuk upgrade skill nih. Ternyata perlu juga ya punya skill yang meningkat.

    Sepertinya perlu ditingkatkan dengan serius dan lebih fokus. Makasih kak artikelnya...

    BalasHapus
  8. makasih banyak ya mbak sharingnya, bener bgt nih q juga lagi berusaha buat konsisten dan berbagi waktu, ternyata memang susah, tapi ini jadi penyemangat q mbak.

    BalasHapus
  9. Di bulan April lalu saya sempat loyo kak, mei ini juga, padat aktivitas kerjaan. Setelah ini harus genjot lagi supaya ga tambah loyo kalau sudha loyo nanti susah mau recharge semangat belajar dan berkarya lagi, terima kasih remindernya kak Nia

    BalasHapus
  10. Alhamdulillah ketiganya sedang saya coba pelajari, nih Mba Nia, PJ, kelas daring dan belajar by chanel youtube, semoga berkah. Sukses terus mba.

    BalasHapus
  11. Setelah lebaran jadi makin pintar ya mbak. Kemampuan jadi makin diasah. Skill bertambah

    BalasHapus
  12. Saya pun merasa walau usia tidak muda lagi namun keinginan belajar harus tetap tinggi. Setelah lebaran kadang ada rasa malas ya mbak utk ikut kegiatan lagi. Namun diniatkan aja agar bisa nambah skill

    BalasHapus

Terima kasih buat kunjungannya. Semoga menginspirasi.
Silakan tinggalkan komentar di bawah postingan ini.

Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9