Jadi Pribadi yang Berani Mencoba

Rabu, 07 Oktober 2020

Assalamu'alaikum, Sahabat Khansa.

Jika ditanya mengapa mampu bertahan sampai hari ini di ODOP Batch 8, saya hanya bisa bilang semua karena berani mencoba.

Hampir setiap minggu saya merasa patah arang berkali kali. Merasa kehilangan semangat diri mengikuti kompetisi. Apa udahan aja? Cukup sampai di sini saja? 

Pertanyaan ini kerap hadir. 

Dalam sebuah kompetisi kita yakin bisa bertahan karena berani mencoba. Setuju? 

Apa yang menyebabkan kita berani mencoba? Berikut ulasannya sederhana dari saya:

1. Karena Cinta

Cinta menulis. Tiada hari terlewati tanpa menulis. Kecuali dalam kondisi yang tidak memungkinkan untuk menulis mungkin, seperti sakit. Entah artikel lomba, cerpen untuk media, naskah calon buku, dan tentu saja postingan blog untuk ODOP Batch 8. Saya bertahan karena cinta. Tidak bisa mengabaikan rasa ingin menulis yang membuncah. Rasa itu muncul tiba-tiba saja. Saat melihat sekitar, ada yang menghentak ingin dijejakkan dalam selembar kertas melalui  tarian pena. Tanpa cinta, saya tidak yakin sanggup bertahan hingga detik ini, terlebih dalam konsistensi menulis di ODOP Batch 8.

2. Ini adalah Tantangan

Jika ingin jadi orang hebat, ambil tantangan. Saya biasa menulis genre anak. Lalu tiba-tiba punya buku duet nonfiksi. Banyak teman terkesima. Kok bisa? Bagaimana proses kreatifnya? Satu sisi senang karena branding sebagai penulis cernak berarti telah terbangun tapi saya harus bisa menunjukkan bahwa saya bisa merambah genre nonfiksi pula. 

3. Menanti Reward

Manusiawi menanti hadiah atas jerih payah. Selama ini mempu bertahan. Apa yang diharapkan kemudian. Tentu kita tak munafik, ingin meraih pencapaian akhir yang membahagiakan. Terlebih lulus dengan nilai memuaskan. Sama seperti kompetisi dimanapun. Ada kalah dan menang. Tapi sebagai mental pejuang, harus gempur maksimal kekuatan untuk nilai terbaik dalam setiap kompetisi.

Bagaiman Sahabat Khansa? Siap untuk mencoba? Sebab cinta menjadikan bertahan, menganggap sebuah tantangan menjadikan kita tetap kokoh dan menanti reward menjadi mantra ampuh penyembuh lelah yang kadang menghampiri. (*)

14 komentar on "Jadi Pribadi yang Berani Mencoba"
  1. Siap mencoba, siap berjuang, siap bertahan. Semangatt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat, Kak. Mencoba biar tahu kapasitas kita sampai mana untuk dapat bertahan, ya.

      Hapus
  2. tetap semangat kak, semoga kita lulus bersama-sama

    BalasHapus
  3. Yuk...saling mensuport, yakin kita lulus bersama.

    BalasHapus
  4. Mari sama -sama berjuang dan berjuang ... mulai hari ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Mari bersama bergandengan tangan menuju puncak kesuksesan :)

      Hapus
  5. Balasan
    1. Insya Allah, Mas. Terima kasih untuk semangatnya!

      Hapus

Terima kasih buat kunjungannya. Semoga menginspirasi.
Silakan tinggalkan komentar di bawah postingan ini.

Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9