Pentingnya Rencana dan Konsistensi dalam Sebuah Kompetisi

Selasa, 15 September 2020
Assalamu’alaikum, Sahabat Khansa 

Pagi ini saya cukup terkejut ketika membuka grup whatsapp squad blog. Pasalnya, ada beberapa nama teman seperjuangan yang dengan berat hati harus menghentikan langkahnya setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi komunitas One Day One Post (ODOP) Batch 8. Sedih sekali rasanya, berpisah dengan sahabat online yang bersama masih di pekan pertama. 

kompetisi menulis

Untuk menulis setiap hari dan membuat satu postingan di blog, saya akui memang membutuhkan energi yang lumayan banyak. Di tengah rutinitas dunia nyata yang tetap menjadi prioritas kita tentunya. Sedih melihat teman terdepak dari kompetisi tentu sama sedihnya bila perjuangan yang baru saya mulai ini pun harus terhenti juga. 

Pentingnya Sebuah Perencanaan 

Dalam sebuah kesempatan diskusi, saya mengetahui satu hal bahwa untuk memudahkan kita dalam menjalani kompetisi ini adalah dengan membuat sebuah perencanaan. Kita dapat menulis daftar tema harian untuk setiap postingan di blog. Agar ketika waktunya tiba, kita tinggal menulis berdasarkan tema tersebut. 

Dalam kesempatan lain, seorang mentor kelas blog pun menganjurkan para anggota kelas untuk membuat daftar tema yang paling dekat dengan keseharian untuk dibuat postingan blog. Tentunya yang paling diminati. Terlebih jika sudah dikuasai. 

Tak jarang pula kita kesulitan mengerjakan suatu hal, lalu kita melihat tutorial. Hal ini bisa pula menjadi bahan untuk tulisan blog kita. Mungkin sepele tampaknya tapi tentu sangat bermanfaat bagi teman yang memiliki masalah serupa. 

Konsistensi Menyertai Perencanaan 

Setelah direncanakan sedemikian matang, konsistensi juga mengambil peranan berarti. Dalam menjalankan kompetisi menulis bersama ODOP, kita juga diberi kelonggaran, misalnya dengan menulis dalam bentuk ‘bayar hutang’. Jadi kita bisa menulis besok untuk setoran tulisan hari ini. Tentunya jika di hari bersangkutan kita sedang ada tugas mendadak ataupun suatu kepentingan mendesak. 

Sahabat Khansa, walaupun merupakan sebuah kelonggaran, saya berharap tidak melakukan hal ini. Mengapa? Karena dengan berhutang tulisan, sebenarnya kita telah menambah beban tulisan untuk besok hari. Siapa yang bisa menjamin bahwa esok hari tak ada pekerjaan penting yang menghampiri? 

Ya, intinya boleh saja dilakukan dengan syarat benar-benar perlu. Jika tidak, jangan berhutang, ya! Entar ketagihan hutang malah jadi makin bertumpuk. Di akhir minggu, jika poin kurang bisa-bisa kita harus rela keluar dari kompetisi. Mesti sabar nunggu satu tahun lagi kalau ingin ikutan oprec Batch 9! Itu juga jika ada. Ups! 

Semoga tulisan sederhana ini bisa memberikan pencerahan agar kita tetap bersemangat menjalani hari-hari kompetisi. Menulis dan menyebarkan tulisan yang mampu menginspirasi. 

Sahabat Khansa ada tip lainnya? Yuk, berbagi di sini!

Wassalamu'alaikum


Karunia Sylviany Sambas
31 komentar on "Pentingnya Rencana dan Konsistensi dalam Sebuah Kompetisi"
  1. Terima kasih kak, wahhh keren bangeet

    BalasHapus
  2. Benar sekali mbak, konsisten itu perlu untuk kita biar tambah semangat berkompetisi..

    BalasHapus
  3. padahal kita belum kenal betul dengan teman-teman di ODOP 8, tapi pas eliminasi, sedihnya kerasa banget.
    semoga kita yang masih tersisa tetap bisa bertahan sampai finish ya.. tetap semangat

    BalasHapus
  4. Terima kasih, Kak. Semangatnya.

    Oh, ya. Menurut KBBI, utang dan berutang, Kak. Bukan hutang dan berhutang. Semangat dan sukses. ๐Ÿ™๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  5. betul banget, untuk membuat draft ala-ala di blog itu membantu untuk menuliskan blog secara konsisten kak

    BalasHapus
  6. Konsistensi Menyertai Perencanaan, benar sekali๐Ÿ˜” semangat terus kak!

    BalasHapus
  7. Rencana^konsistensi. Sepakat, mereka merupakan hal mendasar yang tak boleh dilepaskan.

    Untuk tetap konsisten, bagiku yang paling penting tahu tulisan kita untuk apa dan bertujuan apa. Serta penyerataan hatipun tak kalah pentingnya.

    Sekses terus Kak

    BalasHapus
  8. Saya mencoba untuk membuat outline, tapi hasilnya apa saja yang terjadi hari itu atau ada di pikiran. Itu yang akhirnya dikembangkan.

    BalasHapus
  9. Bismillah yah kak. Semoga bisa lolos sampai tahap akhir.

    BalasHapus
  10. Benar sekali kak, saya merasakan benar jika kita tidak menyiapkan bekal apa-apa sering limbung di tengah jalan

    BalasHapus
  11. Selain konsistensi, perencanaan memang penting, apalagi tuntutan menulis sehari sekali. Duh aku ketampol sama tulisan ini

    BalasHapus
  12. Reminder buat aku yang suka berencana tapi gak konsisten hmm

    BalasHapus
  13. Tujuan utama saya ikut ODOP sebenarnya mengalahkan diri sendiri agar bisa konsisten. Moga-moga saja bisa membentuk habit konsisten.

    BalasHapus
  14. Oprec batch 9... Iya kalau ada. Hahaha senoga kita lulus di bact 8 ini yaa... Amin

    BalasHapus
  15. Makasih reminder nya. Begitu pentingnya rencana biar lebih teratur Hidup kita

    BalasHapus
  16. wah..sama, kaget dan sedih banyak teman yang berguguran.Semoga kita tetap bisa bertahan sampai selesai.

    BalasHapus
  17. MasyaAllah, terimakasih mbak atas tipsnya. Saya setuju sih, perencanaan itu penting. Saya terbiasa mencatat terlebih dahulu apa yang harus saya kerjakan sebelum memulai segala sesuatu supaya lebih terjadwal nantinya hehe

    BalasHapus
  18. Sebenarnya setuju banget sih sama postingan kakak yang ini..
    hanya terkadang rencana yang dibuat itu..
    cuma sebatas rencana dong, tanpa eksekusinya..

    BalasHapus
  19. hallo kak,
    salam kenal ya :)
    dari saya yang juga berjuang di ODOP Batch 8.

    Setuju dengan yang kakak sampaikan, konsistensi dan disiplin adalah kunci terpenting ketika kita mengerjakan sesuatu.

    BalasHapus
  20. Eh, tadi salah kirim.

    Bisa jadi karena ga realistis, pengen tulisan ideal tapi ga disesuaikan sama keadaan

    BalasHapus
  21. Bener banget sih. Saya juga menghindari yang namanya utang tulisan. Kalau sudah utang, pasti berantakan semua :D

    BalasHapus
  22. Untuk konsisten memang tidak mudah ya, Mba. Padahal itu kunci utama

    BalasHapus
  23. Kadang ide suka ngadat. Udah niat bikin judul tentang ini, tau tau berhenti di tengah jalan. Sad ending deh.

    BalasHapus
  24. Mbaa..heu..sedih yaa..it could happen to anyone of us..heu. Semoga kita bisa sama-sama saling menguatkan ya mba.

    BalasHapus
  25. Yang paling luar biasa tantangannya adalah konsistensi...semoga Allah selalu berikan kemudahan

    BalasHapus
  26. Pernah hutang tulisan sekali saja rasanya nggak tenang banget mbak hihihi..Jadi setelahnya kuusahakan memang membuat rencana mingguan jadi lumayan nggak keteteran kalau pas lagi sibuk.

    BalasHapus
  27. Ya alloh memang betul kita harus punya rencana dan jangan seperti air mengalir mbak ... semangat selalu ya

    BalasHapus
  28. Tetap semangat menebar kebaikan kak:)

    BalasHapus
  29. Bener banget, kak! Saya setuju. Saya pernah ikut batch 7 namun gagal. Konsistensi itu memang sulit. Semangat kak dan tetap menulis :)

    BalasHapus
  30. wew.. keren kak.. menginspirasi kita yang masih sama-sama berjuang

    BalasHapus
  31. wkwkwk. iya kak bener harus konsisten dan bikin perencanaan, wajib itumah. tapi yang sulit tuh nyari tema yang bener-bener fresh dan orisinil yang kita juga nyaman ngerjainnya. susah banget nyari idenya:((

    BalasHapus

Terima kasih buat kunjungannya. Semoga menginspirasi.
Silakan tinggalkan komentar di bawah postingan ini.

Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9